BisnisEkonomiPariwisata

BPSDM NTB Perkuat Kompetensi ASN, Pariwisata Jadi Kunci Pembangunan Daerah

×

BPSDM NTB Perkuat Kompetensi ASN, Pariwisata Jadi Kunci Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
BPSDM NTB Perkuat Kompetensi ASN, Pariwisata Jadi Kunci Pembangunan Daerah

Mataram,Jurnalekbis.com – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat perannya dalam menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang adaptif, kompeten, dan berwawasan pariwisata. Kepala BPSDM NTB, Baiq Nelly Yuniarti, menegaskan bahwa penguasaan dasar-dasar pariwisata tidak hanya penting bagi ASN di Dinas Pariwisata, tetapi harus menjadi mindset seluruh ASN lintas sektor.

Menurutnya, pariwisata merupakan sektor unggulan NTB yang memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertanian, perikanan, kehutanan hingga UMKM. Karena itu, seluruh ASN perlu memahami potensi pariwisata daerah agar mampu mendukung pembangunan secara terintegrasi.

“Kalau kita bicara pariwisata, ini bukan hanya urusan Dinas Pariwisata. ASN yang bertugas di perikanan, pertanian, kehutanan, semuanya harus mampu membaca potensi alam sebagai kekuatan pariwisata. NTB yang cantik ini harus bisa dilihat dan dipahami secara utuh,” ujar Baiq Nelly.

Baca Juga :  Hari Pelanggan Nasional, PLN NTB Salurkan 222 Paket Bantuan untuk Warga

Ia menyebutkan, pelatihan pariwisata dasar bagi ASN telah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata. Bahkan, kementerian berkomitmen kembali mengalokasikan program serupa pada tahun depan agar semakin banyak ASN yang mendapatkan pelatihan dan pemahaman menyeluruh terkait pariwisata.

“Insya Allah tahun depan akan diperluas lagi. Harapannya, semakin banyak ASN yang memahami pariwisata dasar, karena sektor inilah yang memberi dampak luas bagi pembangunan daerah,” katanya.

Selain penguatan kapasitas ASN di bidang pariwisata, BPSDM NTB juga terus berbenah dalam pengelolaan kelembagaan. Pada tahun 2025, BPSDM telah mendapatkan Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) atau PKA Level III, serta akreditasi untuk Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Lembaga ini juga meraih akreditasi “A” untuk sejumlah program pelatihan strategis.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Komitmen Subsidi Transportasi Publik: “Jangan Khawatir, Semua Saya Tanggung Jawab!”

Tak hanya itu, BPSDM NTB kini menjadi lembaga yang berwenang mengeluarkan rekomendasi pengembangan kompetensi bagi anggota DPRD. Berbagai inovasi pembelajaran juga terus dikembangkan, termasuk peluncuran sistem pembelajaran berbasis digital dan penguatan manajemen bank data pembelajaran guna memudahkan ASN meningkatkan kapasitas diri.

Dari sisi sarana dan prasarana, BPSDM NTB juga melakukan sejumlah pembenahan. Mulai dari pembangunan perpustakaan, ruang diskusi, hingga peningkatan fasilitas smart class untuk mendukung proses pembelajaran modern dan interaktif.

“Tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk tidak meningkatkan kompetensi. Sarana sudah kami siapkan, termasuk ruang belajar yang representatif dan sistem digital yang terus dikembangkan,” jelasnya.

Ke depan, BPSDM NTB juga akan menjadi tuan rumah berbagai pelatihan berskala nasional. Pada Juli mendatang, misalnya, akan digelar pelatihan kepemimpinan dengan peserta dari 10 provinsi dan perwakilan kabupaten/kota se-Indonesia.

Baca Juga :  Polresta Mataram Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras SPHP Dijual Harga Standar Pemerintah

“Ini menjadi bukti bahwa BPSDM NTB semakin dipercaya sebagai lembaga pengembangan SDM. Target kami jelas, mencetak ASN yang profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” pungkas Baiq Nelly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *