BisnisEkonomi

Distribusi LPG 3 Kg Dipantau Ketat, Pertamina Tambah Ribuan Tabung di Lombok Timur

×

Distribusi LPG 3 Kg Dipantau Ketat, Pertamina Tambah Ribuan Tabung di Lombok Timur

Sebarkan artikel ini
Distribusi LPG 3 Kg Dipantau Ketat, Pertamina Tambah Ribuan Tabung di Lombok Timur

Lombok Timur, Jurnalekbis.com – Keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Lombok Timur yang sempat memicu lonjakan harga hingga Rp30 ribu per tabung mendapat respons dari Pertamina Patra Niaga. Perusahaan memastikan pasokan gas subsidi tersebut dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal hingga ke tingkat pangkalan.

Informasi mengenai sulitnya warga mendapatkan LPG 3 kg mencuat sejak Minggu (12/4). Selain langka, harga di tingkat pengecer disebut melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp18 ribu per tabung.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan lapangan, mulai dari ketersediaan stok hingga distribusi di jalur agen dan pangkalan. Hasilnya, tidak ditemukan gangguan signifikan dalam rantai pasok.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa penyaluran LPG di Lombok Timur tetap berjalan sesuai mekanisme.

Baca Juga :  Suhaimi Ismy : Satgas Umrah Dinilai Masih Lemah Pengawasan

“Kami telah melakukan pengecekan langsung dan memastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan,” ujar Ahad dalam keterangannya, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, lonjakan harga dan kelangkaan yang dikeluhkan masyarakat diduga dipicu meningkatnya konsumsi pasca momentum Idul Fitri serta libur panjang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyalurkan tambahan LPG 3 kg dalam jumlah signifikan. Dalam sepekan terakhir saja, tambahan distribusi mencapai 34 ribu tabung. Sementara secara total sejak pasca Idul Fitri hingga pekan lalu, penyaluran tambahan tercatat mencapai 59 ribu tabung di wilayah Lombok Timur.

“Tambahan ini kami lakukan sebagai bentuk mitigasi terhadap lonjakan konsumsi masyarakat, termasuk saat libur panjang dan kegiatan operasi pasar,” jelas Ahad.

Baca Juga :  PLN UPK Lombok Raih Hasil Memuaskan di Audit SMT, Diganjar Bendera Emas!

Selain menambah pasokan, Pertamina juga menggandeng pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi LPG berjalan sesuai ketentuan serta mencegah potensi penyimpangan.

“Pengecekan gabungan ini untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar serta tepat sasaran,” tegasnya.

Pertamina juga menginstruksikan kepada seluruh agen agar memprioritaskan pengiriman ke pangkalan dengan tingkat serapan tertinggi. Sementara di tingkat pangkalan, penjualan diminta difokuskan langsung kepada konsumen dengan harga sesuai HET.

Upaya ini diharapkan mampu menekan praktik penjualan di atas harga resmi yang kerap terjadi di tingkat pengecer tidak resmi.

Di sisi lain, Pertamina mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, pengawasan distribusi akan terus diperketat agar tidak disalahgunakan.

Baca Juga :  Simak Ini Harga Vanili Organik di Pasar Amerika

Perusahaan juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi agen maupun pangkalan yang melanggar aturan. Sanksi tersebut mulai dari penghentian pasokan sementara hingga pemutusan hubungan usaha.

“Mekanisme pengawasan kami perketat. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan,” kata Ahad.

Pertamina turut mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET serta jaminan kualitas dan kuantitas produk.

Untuk memudahkan akses, masyarakat dapat mengecek lokasi pangkalan resmi terdekat melalui situs resmi Pertamina. Selain itu, laporan terkait distribusi maupun layanan produk juga dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi LPG 3 kg di Lombok Timur tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *