Jakarta, Jurnalekbis.com -Pemerintah mengklaim ekonomi Indonesia mulai menunjukkan percepatan pertumbuhan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi nasional kini mencapai 5,61 persen, naik dibanding periode sebelumnya di level 5,39 persen. Pemerintah pun menyiapkan stimulus tambahan yang mulai dijalankan pada 1 Juni 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kondisi ekonomi nasional mulai bergerak ke arah yang lebih kuat. Kenaikan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,61 persen dinilai sebagai tanda pemulihan sekaligus akselerasi di tengah tekanan ekonomi global.
“Dulu kan sebelumnya 5,39, sekarang 5,61 dibanding sebelum-sebelumnya 5 atau di bawah 5 sedikit. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” kata Purbaya.
Menurut dia, peningkatan tersebut belum sepenuhnya dibaca positif oleh pelaku pasar. Kekhawatiran terhadap kondisi global disebut masih memicu keluarnya dana dari pasar modal.
“Orang agak takut dan keluar dari pasar modal. Kan saya kemarin-kemarin bilang serok-serok saja, kalau mereka ikut musim nanti ke depan akan untung banyak,” ujarnya.
Pemerintah bersama bank sentral disebut akan menjaga momentum pertumbuhan melalui berbagai kebijakan, termasuk memastikan likuiditas pasar tetap stabil.
Selain menjaga stabilitas, pemerintah juga menyiapkan paket stimulus ekonomi tambahan yang segera diumumkan dalam waktu dekat. Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal Juni 2026.
“Kita akan memberikan stimulus tambahan kepada ekonomi yang enggak lama lagi akan diumumkan. Mungkin 1 Juni akan mulai jalan,” katanya.
Di sisi lain, pemerintah juga mulai menyiapkan langkah diversifikasi pembiayaan melalui penerbitan panda bond di China. Kebijakan itu ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat sekaligus mencari sumber pendanaan dengan bunga lebih rendah.
“Kita akan memberikan bond dalam panda bond di Cina dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” ujar Purbaya.
Meski situasi ekonomi global masih penuh ketidakpastian, pemerintah optimistis kondisi ekonomi nasional tetap berada di jalur positif. Purbaya bahkan menyebut Presiden meminta dirinya menyampaikan pesan agar masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi fiskal negara.
“Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak, jadi Anda enggak usah takut,” kata dia.














