Haji

Embarkasi Lombok Berangkatkan 4.661 Jemaah Haji, 7 Open Seat Tercatat

×

Embarkasi Lombok Berangkatkan 4.661 Jemaah Haji, 7 Open Seat Tercatat

Sebarkan artikel ini
Embarkasi Lombok Berangkatkan 4.661 Jemaah Haji, 7 Open Seat Tercatat

Mataram, Jurnbalekbis.com — Operasional pemberangkatan haji 2026 di Embarkasi Lombok terus bergerak tanpa hambatan. Hingga hari ke-17 penyelenggaraan ibadah haji, sebanyak 4.661 jemaah asal Nusa Tenggara Barat telah diterbangkan ke Arab Saudi. Di tengah kelancaran proses tersebut, tujuh kursi keberangkatan tercatat kosong akibat kondisi kesehatan calon jemaah.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Lombok mencatat, total jemaah dan petugas yang sudah diberangkatkan mencapai 4.709 orang. Jumlah itu terdiri dari 4.661 jemaah dan 48 petugas kloter.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin, mengatakan seluruh tahapan keberangkatan sejauh ini berjalan tertib dan sesuai prosedur.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-17 operasional haji di Embarkasi Lombok, proses pelayanan dan pemberangkatan jemaah berjalan dengan tertib dan lancar. Seluruh tahapan dilakukan sesuai standar operasional demi memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah,” ujar Amin, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga :  PPIH Tegas Larang Pungli Jasa Kursi Roda Jemaah Haji

Aktivitas di Asrama Haji Embarkasi Lombok masih terus berlangsung. Hingga Kamis pagi, jumlah jemaah yang telah tiba di asrama tercatat mencapai 5.056 orang dengan tambahan 52 petugas. Dengan demikian, total keseluruhan yang telah masuk asrama mencapai 5.108 orang.

Sementara itu, Kloter 13 mulai masuk ke Embarkasi Lombok pada hari yang sama. Kloter ini membawa 393 orang yang terdiri dari 389 jemaah dan empat petugas pendamping.

Di balik kelancaran operasional, PPIH juga mencatat adanya tujuh kursi kosong atau open seat selama proses pemberangkatan. Sebagian besar disebabkan kondisi kesehatan calon jemaah yang tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh menuju Arab Saudi.

“Dari total tujuh open seat yang tercatat, enam di antaranya disebabkan jemaah sakit dan satu lainnya karena alasan lain. Namun sejauh ini tidak ada jemaah yang tertunda akibat ketidak istita’ah permanen maupun faktor penundaan keberangkatan lainnya,” kata Amin.

Baca Juga :  CJH Bima Kloter 4 Masuk Asrama Haji, Tertua Usia 95 Tahun

PPIH memastikan proses layanan tetap dilakukan secara bertahap dan ketat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, validasi dokumen perjalanan, pembagian Kartu Nusuk, hingga proses masuk ke pesawat seluruhnya diawasi untuk meminimalkan kendala di lapangan.

Tahun ini, pengawasan kesehatan jemaah menjadi perhatian serius pemerintah mengingat cuaca di Arab Saudi diperkirakan cukup ekstrem selama musim haji berlangsung. Karena itu, petugas kesehatan terus memantau kondisi calon jemaah sejak tiba di asrama hingga menjelang keberangkatan.

Selain memastikan kelengkapan administrasi, PPIH juga memperkuat layanan pendampingan bagi jemaah lanjut usia dan kelompok risiko tinggi agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman.

“Kami terus memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal agar para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tutup Amin.

Baca Juga :  BKK Mataram Sita Makanan Calon Jemaah Haji, Ini Daftar yang Dilarang Dibawa

Dengan masih berlangsungnya proses keberangkatan kloter berikutnya, Embarkasi Lombok diperkirakan tetap padat dalam beberapa hari ke depan. Petugas diminta tetap siaga untuk menjaga ritme pelayanan sekaligus mengantisipasi potensi kendala kesehatan jemaah menjelang puncak musim haji 2026.​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *