NusantaraWisata

Sakhi Borong Dua Gelar Putri Pendidikan NTB 2026

×

Sakhi Borong Dua Gelar Putri Pendidikan NTB 2026

Sebarkan artikel ini
Sakhi Borong Dua Gelar Putri Pendidikan NTB 2026

Mataram, Jurnalekbis.com — Nama Shofie Salsabila Sakhi Pratama mendadak menjadi sorotan dalam malam Grand Final Putra Putri Pendidikan NTB 2026. Siswi kelas VIII SMPN 6 Mataram itu sukses memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Runner Up 1 Putri Pendidikan NTB 2026 dan Duta Disabilitas Putra Putri Pendidikan NTB 2026.

Prestasi tersebut diumumkan langsung di hadapan peserta dan tamu undangan saat malam puncak yang berlangsung di Sapadia Hotel and Convention Hall, Jalan Majapahit, Mataram, Minggu (10/5/2026) lalu.

Ajang pemilihan Putra Putri Pendidikan NTB 2026 digelar selama tiga hari berturut-turut. Hari pertama berlangsung di Dapur Sasak pada 8 Mei 2026, kemudian dilanjutkan masa karantina dan grand final pada 9 hingga 10 Mei 2026.

Baca Juga :  FORNAS VIII NTB Tetap Aman, Insiden di Gili Meno Terjadi di Luar Agenda Resmi

Sakhi tampil menonjol di antara sekitar 60 peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat. Para peserta berasal dari sejumlah kategori usia, mulai dari anak, junior, preteen, remaja hingga dewasa, baik putra maupun putri.

Tingginya antusiasme terlihat dari banyaknya daerah yang mengirimkan wakil. Peserta datang dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur hingga Sumbawa.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Pemuda Prestasi dan Duta Pendidikan Indonesia. Ketua penyelenggara, Daud Usman bersama tim dinilai berhasil menghadirkan kompetisi yang berjalan lancar hingga malam penobatan.

Bagi Sakhi, kemenangan ini bukan kali pertama. Remaja yang aktif di dunia modelling itu sudah mengoleksi berbagai prestasi sejak usia dini. Salah satu capaian internasionalnya adalah meraih gelar “3rd Runner Up Young Miss International Youth Tourism Ambassador 2024”.

Baca Juga :  Ricuh di Bale Mangrove Lombok Timur, Warga Tuntut Pengelolaan Transparan

“Putri pendidikan bukan hanya soal penampilan atau akademik, tetapi bagaimana seorang remaja mampu menunjukkan karakter, rasa percaya diri, disiplin, serta sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sakhi usai penobatan.

Menurutnya, ajang tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar tampil, berkomunikasi, dan membangun keberanian sejak dini.

Konsep Putri Pendidikan sendiri menitikberatkan pada pembentukan karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara pendidikan, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, serta semangat berprestasi.

Keberhasilan Sakhi juga mendapat perhatian dari para pendukung dan keluarga yang hadir di malam grand final. Penampilannya dinilai konsisten sejak tahap awal karantina hingga sesi penjurian terakhir.

Ajang ini sekaligus menjadi wadah pencarian bakat dan pengembangan potensi remaja di NTB. Selain kompetisi, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai public speaking, etika, kepemimpinan, hingga penguatan karakter.

Baca Juga :  Polda NTB Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Dengan pencapaian tersebut, langkah Sakhi diprediksi masih terbuka lebar untuk menorehkan prestasi lain di tingkat nasional maupun internasional.

“Semoga ke depan semakin banyak anak muda NTB yang berani menunjukkan kemampuan dan percaya pada potensinya sendiri,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *