BisnisEkonomiGaya HidupIndustriKulinerUKM

KK-NTB 2026 Bidik UMKM NTB Tembus Pasar Global

×

KK-NTB 2026 Bidik UMKM NTB Tembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
KK-NTB 2026 Bidik UMKM NTB Tembus Pasar Global

Mataram, jurnalekbis.com — Gelaran Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 kembali digelar sebagai panggung promosi UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Pemerintah Provinsi NTB bersama Bank Indonesia menargetkan peningkatan kualitas produk, penguatan kapasitas pelaku usaha, hingga memperluas pasar UMKM NTB ke tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Lombok Epicentrum Mall itu menghadirkan 119 UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia dari seluruh NTB. Tak hanya pameran produk unggulan, KK-NTB 2026 juga dirancang menjadi ruang inkubasi bisnis, literasi keuangan, hingga promosi investasi daerah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyoroti potensi besar kopi NTB yang dinilai memiliki cita rasa khas dan mampu bersaing di pasar premium dunia.

“Kopi kita ini sangat khas. Di Lombok ada kopi Sembalun dan Sajang dengan karakter bold dan body yang kuat. Sementara di Sumbawa ada kopi Tepal dan Tambora yang juga punya signature tersendiri,” ujar Iqbal, Jumat (15/5).

Baca Juga :  Tradisi Lebaran Topat di Lombok: Perpaduan Tradisi, Budaya, dan Wisata

Menurutnya, tantangan utama kopi NTB saat ini berada pada rantai pasok yang belum efisien sehingga daya saing produk masih kalah di pasar luar negeri. Meski demikian, ia optimistis kopi NTB dapat menjadi identitas baru daerah jika dikembangkan lebih serius.

Iqbal bahkan mendorong lahirnya blended coffee khas NTB dengan memadukan Arabika Lombok dan Robusta Sumbawa. Konsep itu dinilai bukan hanya menciptakan produk baru, tetapi juga simbol kolaborasi dua pulau besar di NTB.

“Mungkin fruity dari Arabika Sembalun dipadukan dengan bold dari Robusta Sumbawa. Lalu kita buat brand baru dan daftarkan sebagai kekayaan intelektual NTB,” katanya.

Selain kopi, Pemprov NTB juga mulai menyiapkan UMKM agar lebih siap masuk pasar internasional. Iqbal menyebut tahun 2026 menjadi fase penguatan fondasi sebelum pelaku usaha didorong lebih agresif mengikuti pameran luar negeri.

Baca Juga :  OJK Mencatat, Kinerja Perbankan di NTB Tahun 2023 Tumbuh Dengan Baik

NTB sendiri dijadwalkan menjadi tamu kehormatan dalam pameran ASEAN-China pada September mendatang di Tiongkok.

Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah Bank Indonesia Bali-Nusa Tenggara Achris Sarwani mengatakan sektor pariwisata dan UMKM NTB masih memiliki peluang pertumbuhan besar, terutama menjelang musim liburan pertengahan tahun.

Ia menilai Bali Beyond Travel Fair yang akan digelar akhir Mei dapat menjadi peluang promosi wisata NTB kepada buyer internasional dari lebih 40 negara.

“Daripada kita datang ke luar negeri dengan biaya besar, buyer dunia justru datang ke Bali. Ini peluang besar bagi NTB untuk ikut menawarkan paket wisata dan produk UMKM,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB Hario Kartiko Pamungkas mengungkapkan KK-NTB 2026 menghadirkan 15 UMKM baru hasil program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Pastikan Kemanan dan Kenyamanan, ITDC Gelar Apel Kesiapsiagaan Natal & Tahun Baru

Dari proses kurasi tersebut, BI menemukan 43 UMKM potensial dari berbagai daerah di NTB.

“KK-NTB bukan sekadar pameran, tetapi ruang peningkatan akses pasar dan pembiayaan bagi UMKM,” kata Hario.

Tahun ini, BI juga menghadirkan enam coffee shop lokal yang menyajikan menu signature berbahan kopi asli NTB. Selain itu, transaksi selama kegiatan diprioritaskan menggunakan QRIS, termasuk layanan QRIS Cross Border yang kini sudah terhubung dengan sejumlah negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan hingga Tiongkok.

Melalui KK-NTB 2026, pemerintah dan BI berharap UMKM NTB tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi mampu menjadi pemain baru di industri kreatif nasional hingga global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *