Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Ketersediaan jaringan telekomunikasi yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di wilayah pedesaan. Hal itu dirasakan langsung oleh Musabihis, pengusaha mebel asal Dusun Madak, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Selama lebih dari satu dekade, Musabihis mengaku menggunakan layanan Telkomsel untuk menunjang aktivitas komunikasi sekaligus mengembangkan usaha mebel yang ia jalankan dari kampung halamannya.
Menurutnya, kualitas jaringan yang stabil menjadi kebutuhan utama, mengingat lokasi tempat tinggalnya berada di kawasan yang cukup jauh dari pusat kota. Meski berada di pelosok desa, akses internet yang lancar membuat aktivitas usahanya tetap berjalan tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah saya sudah belasan tahun menggunakan Telkomsel karena jaringannya sangat stabil dan menunjang komunikasi saya setiap hari, terlebih saya tinggal di pelosok Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat,” ujar Musabihis, Sabtu (13/6).
Tak hanya digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan maupun rekan usaha, jaringan internet juga dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran produk mebel yang dibuatnya. Berbagai hasil karya berupa furnitur dipromosikan melalui sejumlah platform media sosial sehingga mampu menjangkau calon pembeli dari berbagai daerah.
Musabihis menilai perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar. Melalui media sosial, produk yang sebelumnya hanya dikenal masyarakat sekitar kini memiliki peluang menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain memasarkan produknya, ia juga aktif membuat konten yang berisi tips, cara, hingga langkah-langkah praktis dalam membuat mebel. Konten edukatif tersebut mendapat respons positif dari pengguna media sosial dan bahkan memberikan tambahan pendapatan.
“Setiap hari saya membuat konten tentang tips atau cara praktis membuat mebel. Alhamdulillah dari situ juga saya mendapatkan cuan,” katanya.
Bagi Musabihis, keberadaan paket data dengan jaringan yang stabil menjadi kebutuhan penting untuk mengunggah video, berinteraksi dengan pengikut, hingga membalas pertanyaan calon pelanggan secara cepat.
Ia mengaku aktivitas digital yang kini menjadi bagian dari strategi pemasaran tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan kualitas jaringan internet yang memadai.
“Sungguh-sungguh saya mendukung sekali. Paket datanya juga cukup membantu untuk aktivitas saya setiap hari,” tambahnya.
Fenomena yang dialami Musabihis menunjukkan transformasi digital semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan UMKM di daerah. Pemanfaatan media sosial kini bukan hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga membuka peluang memperoleh pendapatan tambahan melalui konten digital.
Di berbagai wilayah Indonesia, semakin banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan internet untuk memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen, hingga memperluas jaringan pemasaran. Akses komunikasi yang lancar menjadi salah satu fondasi penting agar pelaku usaha dapat beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.
Bagi Musabihis, usaha mebel yang dirintis dari Desa Sekotong Tengah menjadi bukti bahwa keterbatasan lokasi bukan lagi hambatan untuk berkembang. Dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan internet yang stabil, produk lokal mampu bersaing di ruang digital sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.














