NewsNusantara

Pria Hilang di Hutan Karang Sidemen Belum Ditemukan, Drone Thermal Dikerahkan

×

Pria Hilang di Hutan Karang Sidemen Belum Ditemukan, Drone Thermal Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Pria Hilang di Hutan Karang Sidemen Belum Ditemukan, Drone Thermal Dikerahkan

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari Mustakim (40), warga Dusun Sintung Tengak, Desa Karang Sidemen, Kabupaten Lombok Tengah, yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Desa Karang Sidemen. Hingga Sabtu (4/7) pukul 18.00 WITA, keberadaan korban belum berhasil ditemukan meski pencarian dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Operasi pencarian pada hari pertama melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Mataram bersama unsur TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat. Selain menyisir kawasan hutan secara langsung, tim juga mengerahkan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian di area yang sulit diakses.

Setibanya di lokasi, personel SAR lebih dahulu melakukan koordinasi dengan Polsek Batukliang Utara dan keluarga korban guna menyusun strategi pencarian berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh dari warga.

Baca Juga :  Pahlawan Kebersihan di Balik Megahnya FORNAS VIII: Kisah Fitri dan Tim DLH Mataram

Koordinator Lapangan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, I Kadek Agus Ariawan, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan seluruh metode pencarian yang direncanakan telah dijalankan sejak siang hari.

“Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran darat dan pengamatan melalui udara menggunakan drone thermal sejak tiba di lokasi siang tadi. Namun hingga pukul 18.00 WITA, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. Untuk sementara, operasi SAR hari pertama kami hentikan dan akan dilanjutkan esok pagi,” ujar Kadek.

Drone thermal dipilih sebagai salah satu perangkat pendukung karena mampu mendeteksi perbedaan suhu tubuh di kawasan yang tertutup vegetasi lebat. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pencarian, terutama ketika kondisi medan menyulitkan petugas melakukan penyisiran secara manual.

Baca Juga :  Taiwan di Persimpangan: Xi Jinping Tegaskan Reunifikasi

Meski demikian, hingga operasi hari pertama berakhir, belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada lokasi keberadaan Mustakim.

Tim SAR memutuskan menghentikan sementara operasi saat kondisi mulai gelap demi menjaga keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan. Medan hutan yang berbukit dan dipenuhi pepohonan rapat dinilai memiliki tingkat risiko tinggi apabila pencarian dipaksakan berlangsung pada malam hari.

Selama penghentian sementara, personel tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk mempersiapkan operasi lanjutan yang dijadwalkan dimulai pada Minggu pagi. Sebelum pencarian dilanjutkan, tim akan melakukan evaluasi terhadap area yang telah disisir sekaligus menentukan sektor baru yang dinilai memiliki potensi keberadaan korban.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Polres Lombok Tengah, Polsek Batukliang Utara, Koramil 1620-07/Batukliang, BPBD Lombok Tengah, masyarakat setempat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Dukcapil Lombok Barat 'Gercep' di Desa Terpencil, Warga Antusias Meski Hujan

Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pencarian sekaligus memperluas cakupan area yang diperiksa. Mengingat kawasan Hutan Kemasyarakatan Karang Sidemen memiliki bentang alam yang luas dan kontur yang cukup menantang, pembagian sektor pencarian menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas operasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Mustakim masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR gabungan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas di lokasi untuk membantu mempercepat proses evakuasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *