Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Tokoh masyarakat Lombok Barat sekaligus mantan Bupati Lombok Barat, H. M. Izzul Islam, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM), serta seorang pengusaha swasta.
Menurut Izzul Islam, penindakan tersebut menjadi momentum penting untuk membersihkan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ia menegaskan, KPK harus mengusut perkara ini hingga tuntas dan tidak berhenti hanya pada para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan KPK dalam memberantas para koruptor, termasuk OTT terhadap Bupati Lombok Barat, Dirut PT AMGM, dan salah seorang pengusaha swasta,” ujar Izzul Islam, Rabu (22/7).
Ia mengaku prihatin karena kasus ini kembali mencoreng nama Lombok Barat. Menurutnya, untuk ketiga kalinya seorang bupati di daerah tersebut tersandung perkara korupsi. Kondisi itu dinilai menjadi tamparan keras bagi tata kelola pemerintahan daerah.
“Ini sudah kali ketiga bupati Lombok Barat tersangkut kasus korupsi. Sangat memalukan dan memberikan citra buruk bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat,” katanya.
Lebih jauh, Izzul menilai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi ketika masa pemerintahan belum genap dua tahun berjalan semakin melukai kepercayaan masyarakat. Ia mengaku kecewa karena amanah yang diberikan rakyat justru diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
“Jujur saya sangat kecewa dan malu melihat perilaku para pejabat yang menyakiti kepercayaan masyarakat. Korupsi adalah tindakan yang merugikan rakyat,” tegasnya.
Izzul meminta penyidik KPK tidak berhenti pada penangkapan yang telah dilakukan. Ia berharap penyelidikan dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga ikut menikmati atau terlibat dalam praktik korupsi tersebut.
“Kami sebagai masyarakat mendukung KPK untuk menyikat habis para koruptor dan mengusut lebih mendalam siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” ujarnya.
Menurutnya, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh agar Lombok Barat terbebas dari oknum pejabat yang memiliki mental koruptif. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan jabatan, baik pejabat struktural maupun aparatur sipil negara (ASN), harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
“Agar Lombok Barat terbebas dari para pejabat bermental koruptor. Mulai kepala dinas sampai ASN yang terbukti mencuri uang rakyat harus ditindak tegas, supaya tidak ada lagi kasus serupa di masa mendatang,” katanya.
Ia juga menyatakan kesiapan masyarakat untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, dukungan publik penting agar penegakan hukum berlangsung transparan, independen, dan bebas dari intervensi.
“Bila perlu saya bersama masyarakat Lombok Barat siap mengawal KPK dalam menindak tegas orang-orang yang terlibat korupsi,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Izzul Islam berharap KPK tetap konsisten menuntaskan perkara tersebut hingga ke akar permasalahan. Ia menilai pengungkapan secara menyeluruh akan menjadi langkah penting dalam memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan serta mencegah praktik korupsi kembali terulang.
“Saya berharap KPK tidak setengah-setengah dalam mengusut kasus ini, demi Lombok Barat benar-benar terbebas dari para maling uang rakyat,” pungkasnya













