Api Lahap Pohon Beringin di Tamansari, Penyebab Masih Misterius

Lombok Barat, Jurnalekbis.com — Sebuah pohon beringin terbakar di Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (30/8/2026) malam.

Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan setelah menerima laporan warga. Api yang membakar pohon tersebut akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas menghabiskan tiga tangki air.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Barat, H. Suherman, mengatakan laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 18.30 Wita.

“Informasi kami terima dari warga Gunungsari, Umi Ulfa, bahwa telah terjadi kebakaran pohon beringin di Desa Tamansari,” kata Suherman berdasarkan laporan Regu 3 Damkarmat UPT Batulayar.

Tak lama setelah laporan diterima, satu unit mobil pemadam kebakaran diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa tujuh personel.

Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 18.38 Wita. Tim kemudian melakukan penanganan terhadap api yang membakar bagian pohon beringin.

Baca Juga :  "Tuak Manis" Disdukcapil Lombok Timur: Memberikan Hak Identitas bagi Masyarakat Marginal dan Difabel

Proses pemadaman berlangsung hingga api dipastikan tidak lagi membahayakan lingkungan sekitar. Untuk menjinakkan kobaran api, petugas menggunakan tiga tangki air.

“Pohon beringin berhasil dipadamkan dengan menghabiskan tiga tangki air,” ujar Suherman.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran pohon beringin tersebut belum diketahui secara pasti.

Tidak ada keterangan mengenai sumber api maupun dugaan penyebab yang dapat dipastikan dari kejadian tersebut. Petugas lebih dahulu memastikan kobaran api tidak meluas dan kondisi sekitar aman.

Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kemudian dinyatakan steril. Tidak ditemukan korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

“Lokasi sudah steril dan aman. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” jelas Suherman.

Dari sisi kerugian, kejadian itu juga tidak menimbulkan kerugian material yang dilaporkan.

Kerugian akibat kebakaran tercatat nihil.

Baca Juga :  Penyelenggaraan CMSE 2023 Aku Investor Saham Diramaikan 17.446 Pengunjung

Regu 3 Damkarmat UPT Batulayar yang menangani kejadian tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi setelah kondisi dinyatakan aman.

Petugas kemudian kembali ke posko sekitar pukul 20.30 Wita.

Damkar Pastikan Api Tidak Meluas

Kebakaran pohon memiliki potensi berbeda dibanding kebakaran bangunan. Selain material pohon yang dapat menyimpan bara, kondisi di sekitar lokasi juga menjadi perhatian petugas untuk memastikan api tidak merambat ke vegetasi atau bangunan terdekat.

Dalam kejadian di Tamansari ini, penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit kendaraan pemadam dan tujuh personel.

Tiga tangki air digunakan sampai proses pendinginan selesai. Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala setelah kobaran utama berhasil dipadamkan.

Penanganan akhirnya selesai tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan material.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa sumber api di lingkungan terbuka tetap perlu mendapat perhatian. Terlebih ketika api muncul di sekitar pepohonan yang memiliki material mudah terbakar dan berpotensi menyimpan bara.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Rumah Lansia di Bejelo

Meski penyebab kebakaran pohon beringin di Desa Tamansari belum diketahui, respons cepat petugas membuat api dapat dikendalikan sebelum menimbulkan dampak lebih luas.

Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, seluruh personel kembali ke posko pada pukul 20.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa, tidak ada korban luka, dan tidak ada kerugian material dalam kejadian kebakaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *