Hari Pelanggan Nasional, PLN Bima Perkuat Sinergi dengan DLH

Hari Pelanggan Nasional, PLN Bima Perkuat Sinergi dengan DLH

Bima, Jurnalekbis.com  Peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima untuk memperluas hubungan dengan pelanggan. Kali ini, PLN membuka ruang kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, termasuk membahas peluang dukungan terhadap program pengelolaan sampah.

Pertemuan berlangsung di Kantor DLH Kota Bima, Jumat (4/9/2026). Manajemen PLN UP3 Bima yang terdiri dari Manajer PLN UP3 Bima, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran, serta Assistant Manager Transaksi Energi Listrik diterima langsung Kepala DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin.

Pembahasan tidak hanya menyangkut pelayanan kelistrikan. Kedua pihak juga membicarakan kebutuhan pemerintah daerah serta kemungkinan kerja sama yang dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Manajer PLN UP3 Bima mengatakan, HPN menjadi kesempatan bagi PLN untuk mendengar langsung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemangku kepentingan di daerah.

“Momentum Hari Pelanggan Nasional ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar kebutuhan pelanggan. PLN siap mendukung program pengelolaan sampah di Kota Bima, baik melalui skema kerja sama maupun dukungan bantuan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan PLN,” ujarnya.

Baca Juga :  PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Festival Pesona Dana Mbojo 2025

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembicaraan PLN dan DLH tidak berhenti pada hubungan antara penyedia listrik dan pelanggan. Ada peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam mendukung program lingkungan yang menjadi bagian dari kebutuhan pemerintah daerah.

Bagi Kota Bima, pengelolaan sampah merupakan salah satu sektor yang membutuhkan dukungan lintas pihak. Karena itu, komunikasi dengan PLN dinilai penting untuk melihat bentuk kolaborasi yang memungkinkan dilakukan, tanpa mengabaikan aturan dan kewenangan masing-masing lembaga.

Dalam pertemuan itu, PLN juga menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan kelistrikan. Di saat yang sama, perusahaan membuka peluang keterlibatan dalam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah.

Pola komunikasi semacam ini menjadi penting karena kebutuhan pelanggan tidak selalu berkaitan langsung dengan pasokan listrik. Hubungan yang terbangun antara perusahaan dan pelanggan juga dapat berkembang menjadi kerja sama yang mendukung kepentingan sosial serta pembangunan daerah.

Baca Juga :  Listrik PLN Dorong Koperasi Nelayan Sumbawa Naik Kelas

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) Yondri Zulfadli mengatakan, HPN merupakan momentum untuk mendekatkan PLN dengan pelanggan dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami ingin memastikan PLN tidak hanya hadir melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga hadir sebagai mitra yang terbuka untuk berkolaborasi dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah,” kata Yondri.

Menurut dia, sinergi dengan DLH Kota Bima menjadi bagian dari upaya PLN UIW NTB memperluas manfaat kehadirannya di tengah masyarakat.

“Sinergi dengan DLH Kota Bima merupakan bagian dari komitmen PLN UIW NTB untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan secara lebih konkret. Dukungan PLN terhadap program pengelolaan sampah nantinya tetap akan disesuaikan dengan bentuk kerja sama, ketentuan yang berlaku, kewenangan masing-masing pihak, serta kapasitas perusahaan.

HPN 2026 dengan demikian tidak sekadar menjadi agenda seremonial bagi PLN UP3 Bima. Momentum tersebut digunakan untuk membuka komunikasi langsung dengan pelanggan sekaligus mencari titik temu dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Hari Terakhir Promo PLN Energi Kemerdekaan, Tambah Daya Hemat 50%

Bagi PLN, kedekatan dengan pelanggan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan. Sementara bagi pemerintah daerah, terbukanya komunikasi dengan sektor usaha dapat menjadi tambahan ruang untuk membangun kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan di wilayah Kota Bima.

Sinergi PLN dan DLH Kota Bima selanjutnya diharapkan tidak berhenti pada pertemuan tersebut. Peluang kerja sama akan bergantung pada pembahasan lanjutan serta kebutuhan konkret yang dapat ditindaklanjuti kedua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *