Jurnalekbis.com — Penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai 51 persen. Angka tersebut menjadi sinyal meningkatnya minat penonton menjelang balapan yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mematangkan persiapan gelaran tersebut. Selain kesiapan sirkuit, penyelenggara memperkuat aspek hospitality, entertainment, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Warokka, mengatakan persiapan tidak hanya berfokus pada jalannya balapan. Penyelenggara juga menyiapkan pengalaman bagi penonton selama berada di kawasan The Mandalika.
“Kami terus mempersiapkan seluruh aspek penyelenggaraan agar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat berjalan dengan baik. Bukan hanya dari sisi sirkuit, tetapi juga bagaimana penonton mendapatkan pengalaman yang luar biasa selama berada di The Mandalika,” ujar Troy.
Pre-sale 2 tiket masih berlangsung hingga 16 September 2026. Penonton masih memperoleh potongan harga hingga 20 persen untuk kategori Grandstand dan 10 persen untuk kategori VIP Hospitality.
ITDC dan MGPA menunjuk Goers sebagai Official Ticketing Master Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Langkah tersebut diarahkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh tiket melalui sistem penjualan yang terintegrasi.
Mandalika Dorong Ekonomi dari Sport Tourism
Di sisi lain, ITDC menggunakan momentum Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 untuk memperkenalkan The Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism Indonesia.
Ajang tersebut berlangsung pada 11–13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). ITDC membuka booth untuk memperkenalkan potensi kawasan sekaligus membawa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 lebih dekat dengan ekosistem industri olahraga.
Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai MotoGP dan tiket, mencoba racing simulator Pertamina Mandalika International Circuit, serta melihat berbagai merchandise resmi.
Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar mengatakan event olahraga internasional dapat mempertemukan kepentingan olahraga, pariwisata, dan ekonomi dalam satu kawasan.
“Ketika sebuah event digelar di destinasi, dampaknya bisa dirasakan oleh banyak pihak. Hotel, restoran, transportasi, UMKM, hingga pelaku usaha lokal ikut mendapatkan peluang dari meningkatnya jumlah kunjungan,” kata Fajar.
Menurutnya, penyelenggaraan event internasional menjadi bagian dari pengembangan The Mandalika sebagai destinasi wisata sekaligus kawasan yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga akan menampilkan pembalap Indonesia Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3. Penyelenggara mengajak masyarakat menyaksikan langsung balapan sekaligus menikmati destinasi wisata di Lombok.
Dengan penjualan tiket yang telah mencapai 51 persen, perhatian berikutnya tertuju pada tingkat kunjungan penonton dan dampak ekonomi yang muncul selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.












