MATARAM – Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol. Hari Nugroho mengingatkan pentingnya peran orang tua dan tokoh agama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata, Mataram, Minggu (25/10/2026).
Dalam pertemuan bersama jemaat dan tokoh agama tersebut, Hari mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, keterlibatan keluarga dan komunitas keagamaan diperlukan untuk mencegah perilaku negatif yang dapat merugikan generasi muda.
“Peran penting kita semua tentu sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan Harkamtibmas di NTB,” ujarnya.
Hari menilai perkembangan zaman dan teknologi menuntut orang tua meningkatkan pendampingan terhadap anak. Pengawasan dalam keluarga, pemilihan lingkungan pergaulan, serta kegiatan sehari-hari menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ia juga mengajak orang tua, tokoh agama, dan generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan produktif. Pesan pencegahan tersebut diharapkan menjangkau lebih banyak warga melalui komunikasi di lingkungan keluarga, tetangga, dan komunitas.
Perkuat Toleransi dan Keamanan
Kegiatan Minggu Kasih menjadi sarana bagi Polda NTB untuk membangun komunikasi langsung dengan komunitas keagamaan. Selain membahas pencegahan narkoba, pertemuan tersebut menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Keterlibatan tokoh agama dinilai penting untuk memperluas penyampaian pesan keamanan sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui komunikasi yang terbuka, polisi dapat mendengar aspirasi warga, sedangkan masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungannya.
Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat kesadaran bahwa menjaga ketertiban bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Polda NTB Dorong Kedekatan dengan Warga
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menjelaskan bahwa Minggu Kasih merupakan salah satu program Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, termasuk tokoh agama dan umat Nasrani.
“Minggu Kasih merupakan salah satu program Polri untuk menjalin kedekatan dengan tokoh agama dan masyarakat, sehingga diharapkan dapat terjalin kerja sama dalam rangka mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif,” ungkap Kholid.
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Kerja sama tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kerukunan serta mencegah potensi gangguan keamanan.
Polda NTB berharap kegiatan serupa dapat memperkuat hubungan lintas agama sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap bahaya narkoba.
Upaya pencegahan itu membutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh agama, generasi muda, dan aparat secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang terjaga dan kepedulian bersama, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, toleran, dan kondusif di Nusa Tenggara Barat.












