TMMD

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram Bangun Talud 400 Meter di Lingsar, Warga Antusias Gotong Royong

×

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram Bangun Talud 400 Meter di Lingsar, Warga Antusias Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Satgas TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram Bangun Talud 400 Meter di Lingsar, Warga Antusias Gotong Royong

Lombok Barat, Jurnalekbis.com — Semangat gotong royong kembali menggelora di Dusun Gubuk Baru, Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1606/Mataram bersama warga setempat bahu-membahu membangun talud penahan badan jalan sepanjang 400 meter dengan tinggi 1 meter. Hingga Jumat (10/10/2025), progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 42 persen dari target sasaran keempat program TMMD.

Pembangunan talud ini menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-126 yang bertujuan memperkuat infrastruktur pedesaan sekaligus mencegah potensi longsor di sekitar badan jalan dan area permukiman warga. Meski cuaca panas dan terik matahari menyengat, antusiasme warga bersama prajurit TNI tetap tinggi. Mereka bekerja dengan penuh semangat, diiringi suara cangkul yang beradu dengan tanah, tawa ringan, dan seruan kebersamaan khas kerja bakti di desa.

Baca Juga :  TMMD ke-126 Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Tegaskan TNI Hadir Membangun Harapan di Lombok Barat

Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram, Kapten Inf Saparudin, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pekerjaan akan lebih cepat selesai bila dilakukan bersama-sama,” ujar Kapten Saparudin di lokasi kegiatan.

Ia juga menambahkan, pembangunan talud menjadi kebutuhan penting di kawasan tersebut karena kondisi geografis yang rawan longsor saat musim hujan. Talud penahan ini diharapkan dapat melindungi jalan desa yang menjadi akses utama warga menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi.

Hal senada disampaikan H. Samsul Hadi, warga Dusun Gubuk Baru, yang merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini.
“Kami bersyukur sekali atas perhatian TNI. Talud ini akan melindungi jalan dan rumah kami dari ancaman longsor, apalagi kalau musim hujan tiba. Sekarang kami juga jadi lebih semangat ikut kerja bakti,” kata Samsul.

Baca Juga :  TNI, Pemkot dan Warga Kompak Bersihkan Sungai Ancar Pasca Banjir

Menurutnya, keberadaan Satgas TMMD di desanya bukan hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga memupuk kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat yang mulai pudar. “Biasanya kami bekerja sendiri-sendiri, tapi sekarang banyak warga yang ikut turun tangan. Suasananya jadi lebih kompak,” tambahnya.

Selain pembangunan talud, TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram juga menggarap berbagai kegiatan lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Program ini mencakup kegiatan fisik seperti perbaikan jalan, rehabilitasi fasilitas umum, dan pembuatan drainase, serta kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan kebangsaan, dan pelatihan keterampilan.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, kegiatan TMMD diharapkan dapat mempercepat pembangunan desa, membuka akses ekonomi, dan memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.
“TMMD bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Inilah yang menjadi kekuatan utama bangsa,” pungkas Kapten Saparudin.

Baca Juga :  TMMD ke-126 Kodim 1606 Mataram dan Mahasiswa Unram Gotong Royong Bangun Jalan Desa di Lingsar

Gotong royong antara TNI dan warga Dusun Gubuk Baru menjadi bukti nyata bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh anggaran atau proyek besar, tetapi juga oleh kesadaran kolektif untuk bergerak bersama. Dengan progres pembangunan yang sudah hampir setengah jalan, warga berharap talud tersebut segera rampung agar manfaatnya bisa segera dirasakan seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *