NewsNusantara

Ikbal (12) Terseret Arus Sungai di Bima, Ditemukan Meninggal oleh Tim SAR Gabungan

×

Ikbal (12) Terseret Arus Sungai di Bima, Ditemukan Meninggal oleh Tim SAR Gabungan

Sebarkan artikel ini
Ikbal (12) Terseret Arus Sungai di Bima, Ditemukan Meninggal oleh Tim SAR Gabungan

Bima, Jurnalekbis.com Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ikbal (12), remaja yang dilaporkan hilang akibat terseret arus deras di Sungai Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (11/12) malam sekitar pukul 22.40 WITA, setelah pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur SAR dan masyarakat setempat.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WITA. Ikbal diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar aliran sungai. Mereka melompat ke air dan hanyut mengikuti aliran. Namun saat mencoba meraih tangga yang menempel di tebing bendungan, Ikbal gagal berpegangan dan langsung terseret arus yang kuat.

Teman-temannya yang panik karena kehilangan jejak korban kemudian bergegas meminta pertolongan warga, hingga laporan resmi diterima oleh Kantor SAR Mataram.

Baca Juga :  Soul GT Berganti Nama! Yamaha Ego Avantiz 2024 Meluncur di Malaysia

Mendapat informasi itu, Pos SAR Bima langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Menurut Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis, pencarian dilakukan menyusuri aliran Sungai Desa Kenanga yang memang memiliki arus deras terutama saat debit air meningkat.

“Pencarian difokuskan di sepanjang aliran sungai karena kondisi arus cukup kuat dan jarak pandang terbatas,” kata Darwis.

Operasi pencarian dilakukan hingga malam hari dengan melibatkan berbagai potensi SAR, termasuk TNI, Polairud Polres Bima, BPBD Kota Bima, TSBK Kota Bima, serta masyarakat setempat. Warga sekitar pun ikut memperluas area pencarian menggunakan senter dan alat penerangan seadanya.

Setelah beberapa jam pencarian tanpa hasil, sekitar pukul 22.40 WITA, salah seorang warga yang ikut membantu pencarian menemukan sesosok tubuh mengapung di aliran sungai, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal korban terseret arus. Temuan itu langsung dilaporkan ke tim SAR.

Baca Juga :  Sigap, Kapolsek Sekotong Selamatkan Pria Dari Amukan Warga

“Korban ditemukan sekitar dua kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian. Selanjutnya dilakukan proses evakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Darwis.

Selama pencarian, tim SAR menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti Aqua Eye, peralatan SAR air, perangkat komunikasi, hingga peralatan medis yang disiagakan untuk penanganan cepat apabila korban ditemukan dalam kondisi selamat. Namun derasnya arus sungai dan minimnya cahaya di malam hari menjadi tantangan terbesar dalam operasi ini.

Kejadian yang menimpa Ikbal menambah daftar insiden anak terseret arus di wilayah Bima, yang memang memiliki banyak titik aliran sungai berarus kuat. Aparat dan warga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terutama saat debit air meningkat, mengingat sungai kerap menjadi lokasi bermain anak-anak.

Baca Juga :  Daftar Orang Terkaya Di NTB, Wakil Bupati Lobar Nomor Satu

Sementara itu, suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban setelah jenazah Ikbal diserahkan. Sejumlah warga datang melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan dan proses evakuasi selesai. Hingga berita ini dibuat, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.

Tragedi ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi anak-anak yang rentan tenggelam atau terseret arus deras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *