Hukrim

Detik-Detik Evakuasi Pelaku Curanmor di Aikmel Berujung Ricuh

×

Detik-Detik Evakuasi Pelaku Curanmor di Aikmel Berujung Ricuh

Sebarkan artikel ini
Detik-Detik Evakuasi Pelaku Curanmor di Aikmel Berujung Ricuh

Lombok Timur, Jurnalekbis.com– Evakuasi seorang terduga pelaku pencurian di Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, berlangsung dramatis, Selasa (21/4/2026) malam. Petugas kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata setelah massa yang emosi mencoba menghakimi pelaku dan melempari aparat dengan batu.Situasi di lokasi sempat tidak terkendali ketika ratusan warga berkerumun dan berusaha mendekati terduga pelaku saat hendak dibawa ke kendaraan polisi. Massa yang tersulut emosi berupaya memukul pelaku, bahkan melemparkan batu ke arah petugas yang berjaga.

Kondisi tersebut memaksa aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata guna membubarkan massa. Langkah ini dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban, baik dari pihak warga maupun petugas.

Baca Juga :  Polisi OTT Kabid SMK NTB: Pungli Uang Administrasi Rp50 Juta

Tak hanya itu, amarah warga juga diluapkan dengan membakar sepeda motor yang diduga digunakan oleh pelaku saat melakukan aksi pencurian. Api sempat membesar sebelum akhirnya mereda.

KBO Sat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Hidayat Syamsuri, menjelaskan bahwa terduga pelaku sebelumnya diamankan oleh warga setelah tertangkap usai melakukan pencurian sepeda motor.

“Terduga pelaku ini ditangkap oleh masyarakat, kemudian diamankan oleh kepala desa bersama staf desa dan kadus di salah satu rumah warga,” ujar Hidayat, Rabu (22/4).

Ia menambahkan, pihak Polsek Aikmel sempat mendatangi lokasi untuk mengevakuasi pelaku. Namun, situasi yang sangat ramai dan tidak kondusif membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara langsung.

Baca Juga :  Tiga Pria Asal Mataram Pesan Ganja Dari Prancis Berhasil Diciduk Polisi

“Karena situasi tidak memungkinkan, kami meminta bantuan ke Polres. Unit Sabhara sempat turun, namun massa sangat banyak sehingga kami kesulitan melakukan evakuasi,” jelasnya.

Untuk mengendalikan situasi, polisi kemudian meminta bantuan tambahan dari Brimob. Setelah pasukan tiba, barulah proses evakuasi dapat dilakukan dengan pengamanan ketat.

“Setelah datang bantuan dari Brimob, baru terduga pelaku bisa kami evakuasi dan dibawa ke Polres Lombok Timur,” lanjutnya.

Terkait motif, polisi menduga pelaku nekat melakukan pencurian karena faktor ekonomi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku baru kembali dari Malaysia dan tengah mengalami kesulitan hidup.

“Motif sementara karena faktor ekonomi. Informasinya pelaku baru pulang dari Malaysia, sementara istrinya juga bekerja di luar negeri, sehingga pelaku tinggal bersama anaknya,” ungkap Hidayat.

Baca Juga :  Geger, Mayat Bayi Ditemuakn di Sungai

Ia juga menyebut, maraknya kasus pencurian belakangan ini turut memicu kemarahan warga hingga bertindak di luar kendali saat pelaku tertangkap.

“Karena masyarakat sudah resah dengan banyaknya kasus pencurian, sehingga saat ada pelaku tertangkap, emosi warga tidak terbendung,” tambahnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *