Hukrim

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

×

Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini
Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mataram, Jurnalekbis.com  – Warga Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda di salah satu kamar kos, Minggu malam (17/5/2026). Korban diketahui bernama Nadia Dwi Ramadani (22), seorang mahasiswi Universitas Mataram asal Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat.

Penemuan korban bermula dari rasa curiga rekannya yang tidak bisa lagi menghubungi Nadia sejak beberapa waktu sebelumnya. Korban diketahui sempat menghubungi saksi melalui aplikasi WhatsApp pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.

Namun saat itu, saksi masih berada di Jakarta dan dalam perjalanan menuju Lombok. Setelah tiba di Lombok pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita, saksi kembali mencoba menghubungi korban, tetapi telepon seluler Nadia sudah tidak aktif.

Baca Juga :  6 Mahasiswa Bertindak Anarkis Disanki Wajib Lapor

Karena khawatir, sekitar pukul 21.00 Wita saksi bersama sepupunya mendatangi kamar kos korban di kawasan Gomong. Awalnya mereka menduga Nadia sedang berada di luar kamar.

“Coba lewat pintu belakang, saya bilang mungkin dia pergi. Soalnya HP-nya sudah tidak aktif sama sekali,” ujar Miranda, teman korban, Senin (18/5).

Miranda mengatakan, mereka sempat meninggalkan lokasi sebelum akhirnya kembali lagi untuk memastikan kondisi korban. Saat itulah mereka mencoba melihat ke dalam kamar melalui ventilasi.

“Nanti datang kedua kalinya, dia videoin lewat ventilasi untuk memastikan ada atau tidak orang di dalam. Ternyata ada di sana,” katanya.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim Satreskrim Polresta Mataram bersama Polsek Selaparang dan dibackup Ditreskrimum Polda NTB kemudian turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Viral Dua Gadis Saling Jambak, Ternyata Ini Motifnya

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan, hingga saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kematian korban.

“Kami melakukan olah TKP atas adanya penemuan mayat di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram,” ujarnya.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan tambahan.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di seputaran lokasi,” katanya.

Terkait dugaan adanya barang milik korban yang hilang, pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan. Semua masih dalam tahap pendalaman.

“Masih kita lakukan pendalaman terkait barang-barang milik korban,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak medis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban. Proses visum luar sedang dilakukan, sementara keputusan autopsi masih menunggu koordinasi dengan pihak keluarga.

Baca Juga :  FJPI NTB Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis Perempuan Inside Lombok

“Kita sedang melakukan koordinasi untuk pengecekan visum luar. Untuk autopsi sendiri masih kami koordinasikan dengan pihak keluarga,” tambah AKP I Made Dharma.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman di lokasi kejadian.

“Belum dapat disebutkan apakah ada dugaan tertentu. Masih kita lakukan pendalaman,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *