Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Kondisi toilet sekolah yang sebelumnya rusak dan kurang layak di SDN 2 Kuta, Lombok Tengah, kini berubah total. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), InJourney Tourism Development Corporation atau ITDC merenovasi dua bangunan toilet sekolah sekaligus memberikan edukasi pola hidup bersih dan sehat kepada para siswa di kawasan penyangga The Mandalika.
Program yang diresmikan pada Selasa (28/4) dan dilanjutkan dengan edukasi kebersihan pada Rabu (20/5) itu menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sanitasi sekolah di kawasan sekitar Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
Perbaikan dilakukan menyeluruh setelah fasilitas sanitasi sekolah dinilai mengalami kerusakan cukup parah. Toilet sebelumnya disebut memiliki lantai rusak, saluran air tak berfungsi optimal, serta kondisi bangunan yang kurang nyaman digunakan siswa maupun tenaga pendidik.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan pembangunan kawasan pariwisata tidak boleh terlepas dari kualitas hidup masyarakat sekitar, termasuk akses sanitasi dan edukasi kesehatan bagi anak-anak sekolah.
“Pengembangan kawasan KEK Mandalika harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di desa penyangga. Melalui renovasi fasilitas sanitasi dan edukasi kebersihan ini, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.
Renovasi berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 6 hingga 24 April 2026. Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari penggantian lantai, perbaikan sanitasi dan saluran air, pemasangan wastafel, pergantian pintu toilet, hingga pembenahan atap dan ventilasi ruangan.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, ITDC juga menggelar edukasi kebersihan bagi siswa SDN 2 Kuta. Materi yang diberikan meliputi etika menggunakan toilet, pentingnya mencuci tangan memakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, hingga pemahaman sederhana tentang hidrasi tubuh melalui indikator warna urine.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SDN 2 Kuta, Lalu Satriadi, menyebut renovasi fasilitas sanitasi membawa perubahan besar terhadap kenyamanan belajar siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada ITDC atas perhatian dan dukungannya terhadap SDN 2 Kuta. Anak-anak kini dapat menggunakan fasilitas yang lebih layak dan sehat,” katanya.
Langkah ITDC ini dinilai penting di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas sanitasi sekolah dan perilaku hidup bersih di lingkungan pendidikan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sanitasi yang buruk masih menjadi salah satu faktor penyebab gangguan kesehatan pada anak usia sekolah, mulai dari penyakit kulit hingga infeksi saluran pencernaan.
Melalui pendekatan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), ITDC menyatakan akan terus memperkuat program sosial di kawasan penyangga The Mandalika, terutama di bidang pendidikan, kesehatan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Bagi masyarakat sekitar, program semacam ini tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik sekolah, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat sejak usia dini di tengah pesatnya perkembangan kawasan pariwisata internasional di Mandalika.














