Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – Sebanyak 107 pembalap dipastikan ambil bagian dalam Putaran 3 Kejuaraan Nasional Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 24–26 Juli 2026. Seri ketiga ini menjadi momentum penting bagi pembalap nasional karena hanya berselang dua pekan sebelum Asia Road Racing Championship (ARRC) Round 4 digelar di sirkuit yang sama pada 7–9 Agustus 2026.
Persaingan akan berlangsung di enam kelas balap, terdiri atas empat kelas Kejuaraan Nasional, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15, serta dua kelas pendukung, Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18.
Dari total peserta, sebanyak 81 pembalap turun di kelas Kejurnas, sedangkan 26 pembalap lainnya mengisi kelas pendukung sehingga keseluruhannya mencapai 107 starter.
Selain menjadi arena perebutan poin nasional, putaran ketiga juga menghadirkan perubahan regulasi yang mengadopsi standar balap internasional. Promotor PRIDE Motorsport bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menerapkan sistem Q1 dan Q2 pada sesi kualifikasi untuk kelas National Sport 250 dan Indonesia Junior Talent Cup U-15.
Melalui aturan tersebut, sepuluh pembalap tercepat berdasarkan akumulasi dua sesi latihan bebas langsung lolos ke Q2. Sementara peserta di posisi ke-11 dan seterusnya harus menjalani Q1 untuk memperebutkan lima tiket terakhir menuju Q2. Skema ini lazim diterapkan pada berbagai kejuaraan internasional dan mulai diperkenalkan agar pembalap Indonesia lebih siap menghadapi kompetisi level Asia maupun dunia.
CEO PRIDE Motorsport, Eddy Saputra, mengatakan perubahan regulasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga membangun pemahaman pembalap terhadap aturan internasional sejak dini.
“Kami bukan sekadar menyelenggarakan balapan, tetapi di setiap putaran juga memberikan edukasi mengenai regulasi internasional agar para pembalap terbiasa memahami peraturan balap dunia. Bekal itu penting, terutama bagi pembalap junior, karena bukan hanya kemampuan mengendarai motor yang menentukan prestasi, melainkan juga pemahaman terhadap regulasi balap secara menyeluruh,” ujar Eddy saat Riders Briefing di Mandalika International Circuit, Kamis (23/7/2026).
Regulasi baru tersebut disampaikan kepada seluruh peserta sebelum kegiatan track familiarization atau track walk, sebagai bagian dari proses adaptasi menuju standar penyelenggaraan kejuaraan internasional.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menilai putaran ketiga menjadi kesempatan terbaik bagi pembalap nasional untuk mengukur kesiapan menghadapi ARRC yang akan berlangsung di kandang sendiri.
Menurutnya, setiap peserta harus memanfaatkan balapan ini untuk menyempurnakan aspek fisik, teknik, serta strategi bertanding agar mampu bersaing dengan pembalap mancanegara.
“Paling dekat tentu menghadapi ARRC di Pertamina Mandalika International Circuit. Putaran ini harus dimanfaatkan sebagai ajang persiapan agar pembalap Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil membanggakan di hadapan publik sendiri,” kata Ananda.
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 merupakan kejuaraan nasional yang digelar dalam lima putaran. Selain menjadi wadah pembinaan pembalap muda, kompetisi ini juga menjadi jalur pembentukan atlet menuju kejuaraan Asia hingga level dunia.
Masyarakat dapat menyaksikan seluruh rangkaian balapan secara gratis dari Grandstand A Sirkuit Mandalika. Balapan juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Mandalika Racing Series dan TheMandalikaGP, sehingga dapat diikuti pecinta balap motor dari berbagai daerah.













