Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lombok Utara Tetap Lancar

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lombok Utara Tetap Lancar

Lombok Utara, Jurnalekbis.com – Kekhawatiran masyarakat terkait belum beroperasinya sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lombok Utara akhirnya dijawab PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Perusahaan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan normal dan kebutuhan masyarakat masih dapat dipenuhi melalui SPBU yang beroperasi.

Penegasan itu disampaikan menyusul munculnya informasi mengenai belum beroperasinya SPBU 54.833.09 di Kecamatan Kayangan dan SPBU 54.833.12 di Kecamatan Tanjung. Pertamina menegaskan kondisi tersebut tidak mengganggu pasokan energi karena penyaluran BBM telah dialihkan dan dioptimalkan melalui SPBU lain yang masih beroperasi.

Saat ini terdapat tiga SPBU yang melayani masyarakat di Kabupaten Lombok Utara, yakni di Kecamatan Gangga serta dua titik lainnya di Kecamatan Pemenang. Salah satu SPBU di Pemenang bahkan telah kembali beroperasi di bawah pengelolaan Pertamina Patra Niaga setelah sebelumnya sempat berhenti beroperasi.

Perubahan operasional tersebut merupakan dampak dari proses hukum yang berlangsung di Pengadilan Negeri Mataram sepanjang Juli 2026. Proses tersebut mengharuskan penghentian sementara layanan pada beberapa SPBU hingga seluruh ketentuan administrasi dan regulasi dipenuhi.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Perketat Pengawasan SPBU di NTB

Selain memastikan layanan tetap tersedia, Pertamina juga telah memperoleh persetujuan dari BPH Migas untuk mengoptimalkan penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) melalui SPBU yang masih aktif. Langkah ini dilakukan agar distribusi energi tetap menjangkau masyarakat tanpa hambatan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan di tengah perubahan operasional yang terjadi.

“Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat tetap menjadi prioritas kami. Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar, sekaligus mempercepat proses administrasi SPBU agar dapat kembali beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga memastikan pasokan BBM di Kabupaten Lombok Utara tetap aman sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” ujar Ahad.

Baca Juga :  CMSE 2025 Resmi Dibuka: BEI Usung Tema “Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”

Di sisi lain, tiga SPBU yang sebelumnya menghentikan operasional kini masih menjalani proses penyelesaian administrasi dan perizinan. Seluruh dokumen sedang melalui tahap evaluasi sebelum penandatanganan kontrak sehingga operasional dapat kembali dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina menyebut percepatan administrasi menjadi salah satu fokus utama agar layanan pengisian BBM di wilayah Lombok Utara dapat kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama instansi terkait guna mempercepat penyelesaian proses tersebut.

Selain itu, perusahaan terus memantau kondisi stok BBM di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Utara. Prioritas distribusi juga disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan konsumsi masyarakat selama masa transisi operasional SPBU.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan seluruh konsumen memperoleh akses bahan bakar secara merata.

Baca Juga :  Toko Sepatu, dan Toko Perabotan Rumah Tangga di Gerung Ludes Terbakar

Masyarakat yang memerlukan informasi mengenai layanan BBM, ketersediaan stok maupun ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan optimalisasi distribusi melalui tiga SPBU aktif dan percepatan penyelesaian administrasi pada SPBU yang belum beroperasi, pasokan BBM di Kabupaten Lombok Utara dipastikan tetap tersedia sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *