Kapal Putri Yasmin Terbakar, Silvina Masih Dicari

Kapal Putri Yasmin Terbakar, Silvina Masih Dicari

Lombok Barat, Jurnalekbis.com — Keluarga penumpang kapal Putri Yasmin datang dari Bali ke Lombok untuk memastikan kondisi anggota keluarga mereka setelah kapal mengalami musibah. Dari lima anggota keluarga yang berada di kapal, empat orang telah ditemukan dan dievakuasi, sementara satu lainnya, Silvina Rombu Maya dari Kambumayi, masih belum diketahui keberadaannya.

Salah satu keluarga korban, Nofri, tiba di Pelabuhan Lembar setelah berangkat dari Padangbai, Bali. Ia datang untuk memastikan langsung informasi mengenai korban yang telah dievakuasi sekaligus mencari kabar Silvina.

“Saya kemarin dari Bali, dari Padangbai ke sini, ke Lembar. Karena ada salah satu keluarga kami yang belum ditemukan,” kata Nofri.

Empat anggota keluarganya yang berhasil dievakuasi kini berada di penginapan yang disiapkan posko di kawasan Lembar. Menurut Nofri, kondisi mereka aman dan sehat.

Baca Juga :  Manifest Kapal Dumai Line Disorot, Lima Penumpang Diduga Belum Ditemukan

Namun, keluarga masih diliputi kecemasan karena Silvina belum ditemukan. Suami korban disebut masih terpukul menunggu kepastian mengenai keberadaan istrinya.

Nofri mengatakan, keluarga pertama kali mengetahui musibah tersebut melalui video yang beredar di grup WhatsApp keluarga. Informasi itu kemudian membuat keluarga segera bergerak dari Bali menuju Lombok.

Terpisah Ombak Saat Evakuasi

Berdasarkan cerita suami Silvina yang diterima keluarga, para penumpang telah menggunakan pelampung ketika meninggalkan kapal. Mereka bahkan sempat saling berpegangan tangan saat melakukan evakuasi.

Situasi berubah ketika rombongan menghadapi gelombang laut yang deras. Penumpang kemudian terpisah satu sama lain.

“Pada saat turun dari kapal mereka sama-sama semua, masih sempat berpegangan tangan. Karena ombaknya begitu deras, mereka terpisah satu sama lain,” ujar Nofri.

Baca Juga :  NAP, Efektivitas Dan Efisiensi Melalui Kesamaan Metode Dalam Pelaksanakaan Operasi Usar

Kekhawatiran keluarga bertambah karena Silvina disebut tidak bisa berenang. Kontak terakhir dengan keluarga terjadi ketika mereka masih berada di Padangbai.

Setelah mendapat kabar insiden, keluarga memilih datang langsung ke Lombok dan menunggu perkembangan pencarian dari petugas.

Keluarga Minta Pencarian Dilanjutkan

Keluarga berharap tim SAR terus melakukan pencarian hingga Silvina ditemukan. Mereka juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi mengenai korban segera menghubungi petugas.

“Bagi siapapun yang menemukan ponakan saya, terima kasih banyak. Tolong segera laporkan kepada tim yang bekerja di pantai dan menyisiri para korban,” kata Nofri sambil menahan tangis.

Bagi keluarga, pencarian tersebut menjadi penantian penuh harap untuk mendapatkan kepastian tentang keselamatan Silvina. Hingga operasi pencarian berlangsung, keluarga masih menunggu informasi terbaru dari tim di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *