Tim DVI Identifikasi Korban Kebakaran Kapal Putri Yasmin

Tim DVI Identifikasi Korban Kebakaran Kapal Putri Yasmin

Mataram, Beritasatu.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTB bergerak mengidentifikasi korban kebakaran Kapal Ferry Putri Yasmin yang terjadi dalam perjalanan menuju Lombok, Selasa (11/8/2026). Proses penanganan dilakukan di Pelabuhan Lembar dan RSUD Provinsi NTB.

Sebanyak 212 orang dievakuasi dari kapal yang terbakar ke dua pelabuhan. Rinciannya, 35 orang tiba di Pelabuhan Padangbai dalam kondisi selamat. Sementara 177 orang dievakuasi ke Pelabuhan Lembar, dengan 176 orang selamat dan satu penumpang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan tim DVI langsung menjalankan tahapan identifikasi untuk memastikan data korban tercatat secara akurat.“Tim Biddokkes Polda NTB selain membuka Posko Ante Mortem di Pelabuhan Lembar, juga membuka Post Mortem di Gedung RSUD Provinsi NTB.”

Baca Juga :  Kawasaki Eliminator: Moge Cruiser Bergaya Retro Sporty dengan Harga Terjangkau

Posko Ante Mortem digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai identitas korban sebelum kejadian, termasuk data dari keluarga. Sementara pemeriksaan Post Mortem dilakukan terhadap korban melalui data medis dan karakteristik fisik yang diperlukan dalam proses identifikasi.

Langkah ini menjadi penting karena proses evakuasi korban melibatkan dua lokasi berbeda. Data dari lapangan kemudian disinkronkan agar tidak terjadi kesalahan dalam pencatatan maupun penetapan identitas.

Tim DVI juga berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran Kapal Putri Yasmin. Koordinasi dilakukan untuk memastikan data penumpang, ABK, kru, korban selamat, hingga korban meninggal dapat diverifikasi secara menyeluruh.

Bagi keluarga penumpang, kepastian identitas menjadi bagian penting setelah insiden tersebut. Karena itu, proses identifikasi tidak hanya berorientasi pada pencatatan administratif, tetapi juga menjadi dasar pemberian informasi resmi kepada pihak keluarga.

Baca Juga :  Polda NTB Tangkap Ratusan Residivis Narkoba Sepanjang 2024

Polda NTB menyatakan penanganan korban dilakukan dengan mengutamakan ketelitian dan prinsip kemanusiaan. Proses identifikasi masih menjadi bagian dari rangkaian penanganan pascakebakaran kapal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *