Jurnalekbis.com – Lonjakan jumlah peserta balap mobil di Sirkuit Mandalika mendorong Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyiapkan perubahan format perlombaan untuk musim depan. Salah satu opsi yang mengemuka ialah memisahkan peserta ke dalam dua kelas jika kapasitas grid tidak lagi mencukupi.
Direktur Operasional MGPA Donny Mahardjono mengungkapkan, peningkatan jumlah peserta menjadi tantangan dalam mengatur jalannya kompetisi. MGPA bersama IMI akan mengevaluasi format perlombaan agar dapat menampung lebih banyak peserta tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kelancaran jadwal.
“Karena semakin banyak peserta, jumlah grid terbatas. Kalau grid sudah penuh, tahun depan mungkin bisa displit atau dibagi menjadi dua kelas,” kata Donny, Minggu (18/10).
Rencana tersebut menjadi salah satu opsi pengembangan kompetisi seiring meningkatnya minat peserta. Namun, MGPA dan IMI masih perlu mengkaji dampaknya terhadap jadwal, pembagian kelas, serta teknis penyelenggaraan sebelum mengambil keputusan untuk musim berikutnya.
Jadwal Balapan Berpotensi Bertambah Padat
Pemisahan peserta ke dalam dua kelas berpotensi membuat rangkaian balapan di Mandalika semakin padat. Penyelenggara harus mengatur ulang jadwal agar setiap kategori memperoleh waktu yang memadai untuk menjalani sesi perlombaan.
Karena itu, MGPA akan membahas rencana tersebut bersama IMI melalui evaluasi teknis. Pembahasan tidak hanya menyangkut kapasitas grid, tetapi juga kesiapan penyelenggaraan dan penerapan regulasi yang konsisten.
Donny menjelaskan, regulasi balap yang diterbitkan IMI umumnya berlaku selama satu tahun, mulai dari putaran pertama hingga putaran terakhir. Penyelenggara tidak bisa mengubah aturan secara sembarangan di tengah musim karena perubahan tersebut dapat memengaruhi jalannya kompetisi.
Perubahan regulasi pada pertengahan musim biasanya berkaitan dengan kebutuhan keselamatan. Prinsip ini menjadi pertimbangan penting dalam merancang format baru agar penambahan peserta tidak menimbulkan persoalan teknis di lintasan.
Formula Indonesia Berpeluang Meramaikan Mandalika
Selain mengevaluasi kelas yang sudah berjalan, MGPA juga membuka peluang menghadirkan kategori balap baru pada musim depan. Salah satu yang masuk dalam rencana ialah Formula Indonesia, yakni kelas balap mobil roda terbuka.
Kehadiran kategori tersebut berpotensi menambah variasi kompetisi di Sirkuit Mandalika sekaligus memperluas pilihan bagi peserta dan penggemar olahraga otomotif.
Meski demikian, rencana Formula Indonesia masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. MGPA dan IMI perlu mengkaji aspek teknis, regulasi, kebutuhan jadwal, serta kesiapan penyelenggaraan sebelum menetapkan keikutsertaannya dalam kalender balap mendatang.
Menunggu Keputusan Rakornis dan Rakernas IMI
MGPA dan IMI akan menggodok usulan penambahan kelas maupun pemisahan kategori melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis). Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI untuk proses pengesahan.
Tahapan ini menjadi penentu arah pengembangan kompetisi pada musim depan. Penyelenggara perlu menyeimbangkan peningkatan jumlah peserta dengan keterbatasan kapasitas lintasan, kepadatan jadwal, dan standar keselamatan.
Bagi Mandalika, meningkatnya minat peserta membuka peluang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat kegiatan motorsport di Indonesia. Namun, keberhasilan pengembangan kompetisi akan bergantung pada kesiapan regulasi, fasilitas, serta pengelolaan perlombaan.
Keputusan mengenai format baru dan kemungkinan masuknya Formula Indonesia masih menunggu hasil pembahasan MGPA bersama IMI. Hingga keputusan resmi terbit, format utama pada putaran berjalan tetap menjadi acuan penyelenggaraan.
Dengan evaluasi tersebut, MGPA berharap kompetisi mendatang dapat mengakomodasi pertumbuhan peserta secara lebih terstruktur, sekaligus menjaga kualitas dan keselamatan balapan di Sirkuit Mandalika.












