BisnisNewsNusantara

Penumpang Pelabuhan Lembar Turun 23 Persen, Arus Logistik Justru Naik 11 Persen

×

Penumpang Pelabuhan Lembar Turun 23 Persen, Arus Logistik Justru Naik 11 Persen

Sebarkan artikel ini
Penumpang Pelabuhan Lembar Turun 23 Persen, Arus Logistik Justru Naik 11 Persen

Lombok Barat, Jurnalekbis.com– Aktivitas penumpang di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, arus logistik melalui pelabuhan tersebut justru menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan.

Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Lembar, Kunto Wibisono, mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi sementara, jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Lembar turun sekitar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, tren penumpang sampai sekarang justru mengalami penurunan. Jika dilihat dari dampak minggu kemarin, jumlah penumpang turun sekitar 23 persen,” kata Kunto, Senin (16/3).

Penurunan tersebut terjadi di tengah aktivitas pelabuhan yang tetap berjalan normal, khususnya pada jalur pelayaran yang menghubungkan Lombok dengan beberapa wilayah di Jawa, seperti Surabaya dan Banyuwangi melalui Pelabuhan Gilimas.

Baca Juga :  RI Resmikan 55 Proyek Energi Terbarukan, Total Investasi Rp25 Triliun

Meski arus penumpang menurun, aktivitas logistik melalui Pelabuhan Lembar justru mengalami peningkatan. Kunto menyebutkan bahwa pergerakan barang atau logistik meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

“Untuk sektor logistik justru naik. Jika dilihat secara keseluruhan, ada peningkatan sekitar 11 persen,” ujarnya.

Menurut Kunto, kenaikan tersebut menunjukkan bahwa peran Pelabuhan Lembar sebagai jalur distribusi barang tetap kuat, bahkan cenderung meningkat meskipun jumlah penumpang yang menggunakan transportasi laut berkurang.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi penurunan jumlah penumpang adalah berkurangnya jumlah kapal yang beroperasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Kunto mengatakan bahwa pada tahun lalu terdapat lebih banyak kapal yang dialokasikan untuk melayani rute dari dan menuju Lombok. Beberapa kapal yang sebelumnya aktif melayani rute tersebut kini dialihkan ke rute lain oleh operator pelayaran.

Baca Juga :  BIZAM Gelar Latihan Darurat Skala Penuh 2025, Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal

“Beberapa kapal seperti Dhamar, Citra, dan Kartika tahun lalu alokasinya lebih banyak di rute ini. Sekarang sebagian dialihkan ke rute lain, sehingga jumlah kapal yang beroperasi tahun ini berkurang sekitar dua unit dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya jumlah kapal yang melayani rute tersebut mencapai sekitar 40 unit, sementara pada tahun ini jumlahnya sedikit berkurang.

Meski terjadi penurunan jumlah penumpang, pihak Pelindo memastikan seluruh fasilitas pelabuhan tetap disiapkan secara maksimal untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang, terutama pada periode arus balik.

“Kami memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan untuk melayani penumpang, mulai dari dermaga hingga terminal penumpang,” kata Kunto.

Pelindo juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan. Di antaranya adalah penambahan akses internet di area pelabuhan serta fasilitas pendukung lainnya bagi para penumpang.

Baca Juga :  PLN Wujudkan Mimpi 400 Keluarga di NTB Lewat Program 'Light Up The Dream

“Untuk memudahkan penumpang mengakses internet di pelabuhan, kami juga menambah bandwidth jaringan di area terminal,” ujarnya.

Selain itu, berbagai fasilitas layanan publik juga telah disiapkan, termasuk posko kesehatan serta layanan karantina kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan pemeriksaan medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *