NewsNusantara

Nelayan Hilang 2 Hari di Dompu Ditemukan Selamat, Sempat Terdampar Tanpa Bekal

×

Nelayan Hilang 2 Hari di Dompu Ditemukan Selamat, Sempat Terdampar Tanpa Bekal

Sebarkan artikel ini
Nelayan Hilang 2 Hari di Dompu Ditemukan Selamat, Sempat Terdampar Tanpa Bekal

Dompu, Jurnalekbis.com – Kabar melegakan datang dari operasi pencarian nelayan hilang di perairan utara Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ramadoan (44), yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali dari melaut sejak Senin (23/3), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terdampar akibat mesin perahunya mati.

Informasi penemuan korban diterima tim SAR pada Rabu (25/3) sekitar pukul 19.00 WITA. Ramadoan ditemukan di wilayah Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, setelah dua hari terombang-ambing di laut tanpa perbekalan memadai dan alat komunikasi.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, menjelaskan bahwa korban diduga mengalami kendala teknis saat melaut. Perahu yang digunakan korban mengalami mati mesin sehingga ia tidak mampu kembali ke daratan.

Baca Juga :  JK: PMI Siap Bantu Masyarakat Terdampak Banjur Bandang

“Korban terdampar akibat mati mesin, serta tidak membawa perbekalan dan alat komunikasi,” ujar Firdaus dalam keterangannya.

Sebelumnya, Ramadoan diketahui berangkat melaut seorang diri pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WITA dari Dermaga Kilo. Ia menuju perairan Sampungu di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, untuk memancing ikan. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali, memicu kekhawatiran keluarga.

Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri sejak Senin malam hingga Selasa (24/3) sore. Upaya tersebut belum membuahkan hasil, hingga akhirnya laporan resmi disampaikan kepada pemerintah setempat dan diteruskan ke Kantor SAR Mataram.

Laporan diterima pada Rabu pagi dari Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kilo, Rusdy. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Bima langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.

Baca Juga :  Dukung Tahapan Masa Kampanye, Sat Polair Polres Lombok Utara Cek Logistik Kapal

Tim SAR gabungan kemudian menyisir area perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Polair Polres Bima, Polair Sape, TSBK Kota Bima, pemerintah Kecamatan Kilo, perangkat Desa Kilo, serta masyarakat setempat.

Di tengah upaya pencarian tersebut, kabar penemuan korban akhirnya diterima dari sejumlah pihak, termasuk Camat Kilo, Kepala Pelaksana BPBD Dompu, serta Sekretaris Desa Kilo. Korban ditemukan dalam keadaan selamat meski dalam kondisi kelelahan setelah terombang-ambing selama dua hari di laut terbuka.

Setelah ditemukan, Ramadoan langsung dijemput oleh pihak keluarga menggunakan jalur laut. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Tim SAR memastikan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati GMS Lombok Barat, Atraksi Air 3D Jadi Magnet Malam Tahun Baru

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para nelayan agar selalu memperhatikan aspek keselamatan saat melaut, termasuk memastikan kondisi mesin perahu, membawa perbekalan yang cukup, serta melengkapi diri dengan alat komunikasi darurat. Langkah tersebut dinilai krusial untuk meminimalisasi risiko saat menghadapi situasi tak terduga di tengah laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *