Denpasar, Jurnalekbis.com – Universitas Udayana, menggelar konsolidasi dan aksi simbolik sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa dengan mengundang aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bali serta mengundang masyarakat umum, Minggu sore (21/6/2026) bertempat di gedung parkir lantai empat kampus universitas Udayana Jalan, Sudirman, Denpasar, Bali.
Aksi konsolidasi dan aksi simbolik tersebut bertujuan untuk lebih mematangkan konsep aksi gerakan untuk menyuarakan aspirasi yang rencananya akan dilakukan pada Senin besok (22/6/2026) mengarah ke kantor DPRD Provinsi Bali. Untuk gerakan aksi yang rencananya akan dilaksanakan Senin besok, maka dari itu melalui konsolidasi harus disepakati terlebih dahulu apa saja yang akan menjadi tuntutan dari aksi yang akan di gelar oleh aliansi BEM se-Bali dan masyarakat sipil.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud), I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, atau yang akrab disapa Gung Pram. Ia mengatakan, Badan Eksekutif Mahasiswa se-Bali dan masyarakat umum nantinya akan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi terhadap kondisi Indonesia sekarang, jadi melalui konsolidasi dan aksi simbolik kita akan sepakati bagaimana konsep dilapangan besok.
“Kami dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana, memiliki target untuk besok Senin dengan menggelar aksi ke gedung DPRD Provinsi Bali pada siang hari pukul 13.00 wita,” katanya.
Dari aksi yang akan digelar pada Senin besok, Gung Pram akan menyampaikan beberapa tuntutan yang menjadi keresahan di masyarakat dan apa yang terjadi di negara Indonesia, ada enam tuntutan yang dibacakan dalam aksi besok.
“Dari hasil konsolidasi nanti dan yang pasti kami sudah menyiapkan ada berapa tuntutan diantaranya, terkait dengan tuntutan soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tuntutan soal nilai tukar rupiah, tuntutan soal undang-undang Polri, tuntutan soal swasembada pangan, tuntutan soal makanan bergizi gratis dan koperasi merah putih dan tuntutan soal rancangan undang-undang perampasan aset,” ujarnya.
Aksi demo akan dilaksanakan dari parkir Timur lapangan Renon, Denpasar dengan aksi berjalan kaki menuju kantor DPRD Provinsi Bali dengan berharap segala tuntutan dapat diterima langsung oleh para anggota dewan perwakilan rakyat. Aksi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana se-Bali juga akan melibatkan masyarakat sipil.














