Mataram, Jurnalekbis.com – Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 resmi dimulai di Sport Center Universitas Mataram (Unram), Jumat (26/6/2026). Sekitar 300 atlet wartawan dan official dari berbagai kabupaten/kota di NTB ambil bagian dalam ajang yang menjadi pintu awal menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027.
Pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, yang hadir mewakili Gubernur NTB. Seremoni berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pengurus PWI, perwakilan pemerintah daerah, Universitas Mataram, serta peserta dari seluruh NTB.
Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, mengatakan Porwada bukan sekadar kompetisi olahraga antarwartawan, melainkan agenda strategis untuk menemukan atlet terbaik yang akan mewakili NTB pada Porwanas 2027 di Lampung.
“Melalui Porwada PWI NTB 2026 ini, kita berharap dapat melahirkan atlet-atlet wartawan berprestasi dari NTB yang siap dikirim dan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung pada tahun 2027 mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga mampu mempererat hubungan antarsesama insan pers sekaligus meningkatkan semangat kompetisi yang sehat.
Dalam sambutannya, Ahsanul Khalik menegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis dalam perjalanan bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan saat ini. Karena itu, wartawan dituntut tetap menjaga independensi dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Semangat perjuangan itu mengharuskan media saat ini untuk terus bertanggung jawab dan independen dalam mengawal proses pembangunan di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Provinsi NTB memiliki keterkaitan strategis dengan insan pers menuju NTB Makmur Mendunia,” katanya.
Ia menilai olahraga menjadi media yang efektif untuk memperkuat solidaritas di kalangan jurnalis.
“Olahraga ini bukan hanya mencari prestasi semata, tetapi merupakan semangat untuk hidup sehat. Dari tubuh yang sehat, akan melahirkan pikiran yang suci,” tambahnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan Porwada juga datang dari Pemerintah Kota Mataram. Wali Kota Mataram yang diwakili Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Mataram sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
Menurutnya, Porwada memiliki nilai lebih dari sekadar pertandingan olahraga karena menjadi wadah mempererat hubungan antarsesama wartawan dari seluruh daerah di NTB.
“Kami hadir mewakili Pak Wali Kota untuk menyambut seluruh peserta Porwada PWI NTB. Kota Mataram sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi ruang silaturahmi yang luar biasa bagi wartawan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Mataram, Prof. Akmaludin, menyatakan kesiapan kampus mendukung penuh pelaksanaan seluruh rangkaian pertandingan melalui fasilitas Sport Center Unram.
Ia berharap penyelenggaraan Porwada berjalan lancar dan mampu menghasilkan atlet-atlet wartawan yang siap bersaing di tingkat nasional.
Prosesi pembukaan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan, dilanjutkan seremoni penyatuan mata air kehidupan Sasambo (Sasak, Samawa, dan Mbojo) sebagai simbol persatuan masyarakat NTB. Simbol tersebut sekaligus menandai dimulainya pertandingan berbagai cabang olahraga yang akan berlangsung selama pelaksanaan Porwada PWI NTB 2026.
Melalui ajang ini, PWI NTB menargetkan lahirnya atlet-atlet wartawan yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu membawa nama NTB bersaing pada Porwanas Lampung 2027.














