BisnisEkonomi

NTB Borong 5 Penghargaan Syariah Nasional, Bukti Jadi Rujukan Indonesia

×

NTB Borong 5 Penghargaan Syariah Nasional, Bukti Jadi Rujukan Indonesia

Sebarkan artikel ini
NTB Borong 5 Penghargaan Syariah Nasional, Bukti Jadi Rujukan Indonesia

Jakarta, Jurnalekbis.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah memborong lima penghargaan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi NTB dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penghargaan diserahkan pada Malam Penganugerahan Anugerah Adinata Syariah 2026 yang digelar CNN Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).

Mewakili Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, penghargaan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB.

Dalam ajang tersebut, NTB berhasil meraih penghargaan pada lima kategori, yakni Rencana Aksi Daerah, Wakaf, Keuangan Mikro Syariah, Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Pariwisata Ramah Muslim.

Baca Juga :  Polres Lombok Barat Gelar Panen Raya Jagung Kuartal III, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Penghargaan diserahkan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Menteri Pariwisata, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kehadiran para pimpinan kementerian dan lembaga tersebut mencerminkan besarnya perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi syariah di berbagai daerah.

Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen, inovasi, tata kelola, serta kontribusi nyata dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen dengan mengacu pada sejumlah indikator pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Lima penghargaan yang diraih NTB memperlihatkan bahwa berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah dinilai berjalan efektif. Program tersebut meliputi implementasi Rencana Aksi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah, pengembangan wakaf produktif, penguatan lembaga keuangan mikro syariah, inovasi sektor ekonomi syariah, hingga pengembangan destinasi wisata ramah muslim.

Baca Juga :  Ekspor NTB Meroket 186% pada September 2024, Impor Turun Drastis

Sekretaris Daerah Provinsi NTB mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang selama ini terlibat dalam pembangunan ekonomi syariah di daerah.

“Lima penghargaan nasional ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat. Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola, dan mempercepat terwujudnya NTB Makmur Mendunia melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Pemerintah Provinsi NTB juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut, mulai dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) NTB, Bank Indonesia Perwakilan NTB, OJK Provinsi NTB, BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, pemerintah kabupaten/kota, badan usaha milik daerah, perguruan tinggi, pondok pesantren, hingga pelaku usaha dan masyarakat.

Baca Juga :  NTB Sukses Tekan Inflasi! Angka Y-o-Y April 2024 Terendah Nasional!

Selama beberapa tahun terakhir, NTB memang terus memperkuat sektor ekonomi syariah sebagai salah satu strategi pembangunan daerah. Pendekatan tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan sektor usaha mikro, pengelolaan wakaf produktif, inklusi keuangan syariah, serta pengembangan destinasi wisata yang ramah bagi wisatawan muslim.

Capaian lima penghargaan nasional ini sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah yang menjadi rujukan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pemerintah daerah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperluas inovasi, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong kontribusi NTB terhadap target Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *