Bikin Resah, 3 Remaja Diduga Terlibat Sweeping Diamankan di Pagutan

Bikin Resah, 3 Remaja Diduga Terlibat Sweeping Diamankan di Pagutan
Bikin Resah, 3 Remaja Diduga Terlibat Sweeping Diamankan di Pagutan

Mataram, Jurnalekbis.com – Warga Pagutan, khususnya di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), menangkap tiga remaja yang diduga terlibat dalam kelompok yang beberapa kali membuat resah. Kelompok tersebut diduga melakukan aksi konvoi dan sweeping di sejumlah ruas jalan sambil membawa senjata tajam.

Penangkapan ketiga remaja itu sempat memicu perdebatan di tengah warga. Sejumlah warga mempertanyakan apakah seluruh remaja yang diamankan benar-benar terlibat dalam aksi tersebut atau hanya berada di sekitar lokasi.

Untuk menghindari situasi semakin memanas, warga akhirnya memilih melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Mataram yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengamankan tiga remaja tersebut untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan telepon genggam, petugas menemukan sejumlah rekaman video yang memperlihatkan aksi konvoi dan dugaan sweeping di jalan. Dalam rekaman itu, tampak sejumlah remaja membawa benda yang diduga senjata tajam.

Baca Juga :  Ibu Nadya Ucap Terima Kasih, Polisi Pastikan Pelaku Beraksi Sendiri

Salah seorang warga, Maulana, mengaku sempat mengejar salah satu remaja yang diduga terlibat dalam kelompok tersebut.

“Dia lari ke jalan di sana, dekat musala. Dia lewat sini, terus saya cegat,” ujar Maulana.

Namun, saat warga melakukan pemeriksaan awal, mereka tidak menemukan senjata tajam pada tubuh remaja tersebut.

“Enggak ada. Saya sudah suruh buka baju, enggak ada dia bawa,” kata salah seorang saksi saat ditanya mengenai keberadaan senjata tajam.

Meski demikian, warga kemudian memeriksa telepon genggam remaja itu. Dari situlah muncul rekaman video yang memperlihatkan aktivitas kelompok tersebut.

“Saya lihat HP-nya, siapa tahu ada chat-chat-an. Ternyata ada video-videonya dia bawa sajam,” ungkap saksi.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, mengatakan tim URC sebelumnya memang melakukan patroli pada malam Minggu hingga dini hari.

Baca Juga :  Pembunuh Mahasiswi Unram Akhirnya Ditangkap, Ternyata Residivis Curanmor

Saat patroli, petugas menemukan sekelompok anak muda yang berkumpul dan kemudian melakukan pengecekan karena aktivitas mereka diduga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami menemukan sekelompok pemuda-pemudi yang sedang berkumpul. Kami melakukan pengecekan dan terindikasi yang bersangkutan melakukan sweeping atau kegiatan yang dapat mengganggu kamtibmas,” kata AKP Made Dharma.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pendalaman. Petugas berhasil mengidentifikasi tiga anak yang seluruhnya masih berusia di bawah umur.

Ketiganya masing-masing berinisial AU (13), MU (14), dan MUA (14).

Setelah menjalani pemeriksaan dan interogasi, polisi menyerahkan ketiganya kepada orang tua masing-masing dengan melibatkan kepala lingkungan di wilayah Jempong Timur.

Polisi juga masih memburu dan mendalami keterlibatan anggota kelompok lainnya.

“Dari ketiga anak-anak yang kami amankan, mereka mengakui itu rekannya. Kami juga mendapatkan foto di salah satu handphone mereka saat berkumpul di RTH Pagutan,” ujar AKP Made Dharma.

Baca Juga :  Langkah Baru Polri Lindungi Kelompok Rentan, Kapolda NTB Sambut Ditres PPA-PPO

Hingga kini, Satreskrim Polresta Mataram terus berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk mengidentifikasi anggota kelompok lain serta memastikan keterlibatan mereka dalam dugaan aksi sweeping yang meresahkan warga.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aksi kelompok remaja yang berpotensi mengganggu keamanan, terutama jika melibatkan senjata tajam atau aksi kekerasan di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *