Polsek Ampenan Gelar Sidak Internal untuk Cegah Keterlibatan Judol

Polsek Ampenan Gelar Sidak Internal untuk Cegah Keterlibatan Judol
Polsek Ampenan Gelar Sidak Internal untuk Cegah Keterlibatan Judol

Mataram, Jurnalekbis.com – Polsek Ampenan memperketat pengawasan internal terhadap seluruh personelnya sebagai langkah pencegahan dini keterlibatan dalam praktik judi online (judol). Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Seksi Propam Polsek Ampenan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dengan memeriksa handphone milik seluruh anggota secara menyeluruh pada Selasa, 8 September 2026. Pemeriksaan perangkat seluler ini difokuskan untuk memastikan tidak ada satu pun personel yang menyimpan aplikasi, mengakses situs, atau memiliki rekam jejak aktivitas yang berkaitan dengan perjudian daring.

Langkah pengetatan pengawasan ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan aturan internal institusi Kepolisian, tetapi juga berfungsi sebagai upaya pembinaan berkelanjutan. Melalui sidak berkala, pimpinan polsek berupaya menjaga integritas serta mencegah berbagai bentuk perilaku negatif yang berpotensi mencoreng nama baik Polri di mata masyarakat luas.

Pengawasan Preventif dan Penegakan Disiplin

Kapolsek Ampenan, AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., menjelaskan bahwa pemeriksaan perangkat komunikasi personel merupakan bagian dari strategi pengawasan preventif yang wajib dijalankan secara konsisten. Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari dalam tubuh satuan itu sendiri sebelum merembet dan mengganggu profesionalitas kerja anggota di lapangan.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Polsek Ampenan Atasi Pohon Tumbang di Mataram

“Sidak HP personel ini merupakan salah satu bentuk pengawasan internal yang dilakukan Kepolisian dalam rangka pencegahan terhadap berbagai kegiatan negatif yang dilakukan personel,” ujar AKP Muhammad Ryanto.

Ia menambahkan, keterlibatan seorang aparat penegak hukum dalam aktivitas ilegal seperti judi online membawa dampak merusak yang sangat luas. Selain menjatuhkan kredibilitas institusi kepolisian secara institusional, kebiasaan buruk tersebut diyakini mampu menghancurkan fondasi ekonomi serta keharmonisan di dalam kehidupan keluarga personel yang bersangkutan.

“Judol ini tidak hanya dapat merusak citra institusi jika dilakukan oleh personel Polri, tetapi juga akan berdampak buruk terhadap kehidupan dan keluarga. Untuk itu, Polri akan menindak tegas bilamana ada personel yang terlibat Judol,” tegasnya.

Baca Juga :  Massa Hakimi Terduga Maling di Lombok Barat, Satu Orang Tewas

Komitmen Sanksi Tegas bagi Pelanggar

Menindaklanjuti instruksi pimpinan tertinggi kepolisian terkait pemberantasan judi online, Polsek Ampenan memastikan bahwa pengawasan terhadap anggotanya tidak berhenti pada satu kegiatan sidak saja. Pemantauan gerak-gerik dan kedisiplinan personel akan terus dilakukan secara berkesinambungan ke depannya.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh jajaran Polsek Ampenan tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, serta ketertiban bagi masyarakat umum. Pihak kepolisian juga tidak akan segan-segan menjatuhkan hukuman berat sesuai prosedur hukum yang berlaku apabila dalam sidak lanjutan ditemukan bukti keterlibatan anggota.

“Kalau ada yang kita temukan terlibat Judol, maka tentu akan dilakukan tindakan tegas, baik kode etik maupun tindakan tegas lainnya sesuai yang diatur,” tutup AKP Muhammad Ryanto.

Baca Juga :  Ponpes Thohir Yasin Sukses Budidayakan Cabai Sepanjang Tahun dengan Green House

Dengan dilaksanakannya pengawasan yang ketat dan konsisten ini, Polsek Ampenan berharap tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat terus terjaga, serta seluruh personelnya terhindar dari jerat aktivitas ilegal yang merugikan diri sendiri maupun kesatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *