Pertamina dan ITDC Gelar Nonton Bareng Sambut MotoGP Mandalika

Pertamina dan ITDC Gelar Nonton Bareng Sambut MotoGP Mandalika
Pertamina dan ITDC Gelar Nonton Bareng Sambut MotoGP Mandalika

Jurnalekbis – PT Pertamina (Persero) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar acara Watch Party AustrianGP 2026 di JNM Bloc, Yogyakarta, Minggu (20/9), guna membangun semangat dan antusiasme menyambut penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Ajang balap motor bergengsi dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ini dirancang untuk mendekatkan atmosfer MotoGP™ langsung kepada masyarakat dan komunitas motorsport di Yogyakarta. Berbagai aktivitas menarik disajikan dalam acara tersebut, mulai dari sesi talk show interaktif, diskusi, konvoi komunitas, hingga kegiatan nonton bersama (watch party) untuk menyaksikan rangkaian balapan Moto3™, Moto2™, dan MotoGP™ AustrianGP.

Pelaksanaan Watch Party di Yogyakarta ini turut didukung oleh sejumlah sponsor utama, di antaranya PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, serta Astra Honda Motor (AHM). Sinergi berbagai pihak ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendongkrak antusiasme publik menyongsong balapan internasional di Mandalika.

Sinergi dan Komitmen Membangun Talenta Nasional

Sesi talkshow interaktif pada awal acara menghadirkan sejumlah narasumber penting, seperti Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron; Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo; serta perwakilan Organizing Committee dan ITDC, KPH Wironegoro dan Sadiq Apriadi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa dukungan penuh Pertamina terhadap ajang ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan dunia olahraga, mendukung talenta-talenta nasional, sekaligus memperkenalkan potensi besar Indonesia di kancah global.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi motorsport kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Indonesia, termasuk pariwisata, budaya, dan talenta nasional. Melalui dukungan Pertamina, kami ingin terus membangun semangat masyarakat untuk mendukung para pembalap Indonesia yang berlaga di panggung dunia,” ujar Baron.

Baron menambahkan, pelaksanaan kegiatan Watch Party di berbagai daerah terbukti efektif dalam memperluas pengalaman masyarakat dalam menikmati keseruan MotoGP™. Kolaborasi yang erat antara penyelenggara, korporasi sponsor, komunitas lokal, dan masyarakat luas menjadi fondasi penting untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor pariwisata dan olahraga nasional.

Konvoi Komunitas dan Jejak Talenta Yogyakarta

Rangkaian acara semakin meriah dengan digelarnya konvoi yang melibatkan sekitar 180 peserta dari berbagai komunitas motorsport di Yogyakarta. Rombongan memulai rute perjalanan dari JNM Bloc menuju Tugu Jogja, menyusuri Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, lalu melanjutkan perjalanan ke Alun-Alun Selatan (Alkid) sebelum akhirnya kembali ke JNM Bloc sebagai titik akhir.

Komisaris Utama MGPA, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, menyatakan bahwa kegiatan konvoi dan nonton bareng tersebut berfungsi sebagai wadah pemersatu para pencinta otomotif sekaligus memperkuat ekosistem motorsport di tanah air.

“Watch Party menjadi ruang untuk mempertemukan penggemar, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama terhadap motorsport. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan atmosfer MotoGP™ yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membangun antusiasme menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkap Marrel.

Lebih lanjut, Marrel menyoroti rekam jejak Yogyakarta yang memiliki sejarah dan kecintaan mendalam terhadap dunia balap. Dari era Doni Tata hingga kemunculan pebalap muda berbakat seperti Veda Ega Pratama, Yogyakarta terus melahirkan talenta-talenta yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dukungan terhadap talenta nasional juga diperkuat dengan keikutsertaan pebalap Indonesia seperti Mario Suryo Aji di kelas Moto2™ dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3™. Keterlibatan para pebalap muda ini diharapkan mampu menginspirasi generasi penerus bangsa untuk mendalami dan mengembangkan minat mereka di bidang olahraga otomotif.

Kesiapan Infrastruktur dan Keterlibatan Ekonomi Lokal

Menjelang fase akhir persiapan penyelenggaraan, pihak penyelenggara yang terdiri dari ITDC, MGPA, InJourney, bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan para pemangku kepentingan terkait, terus mengintensifkan koordinasi serta melakukan peninjauan langsung di lapangan. Ruang lingkup persiapan mencakup aspek kesiapan sirkuit, manajemen operasional balap (race operation), sistem transportasi dan konektivitas, faktor keamanan, fasilitas kesehatan, penataan akomodasi, sektor pariwisata, hingga pelibatan masyarakat sekitar.

Perwakilan Organizing Committee dan ITDC, Sadiq Apriadi, memaparkan bahwa ajang internasional ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung yang luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah NTB dan sekitarnya.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga terus memperluas keterlibatan masyarakat. Sekitar 3.000 tenaga kerja lokal, termasuk 2.200 volunteer, akan terlibat dalam penyelenggaraan. Selain itu, sebanyak 213 UMKM tercatat akan berpartisipasi, yang berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, hingga UMKM komersial,” jelas Sadiq.

Antusiasme publik terhadap gelaran tahun 2026 ini menunjukkan tren positif yang signifikan. Hingga saat ini, penjualan tiket secara keseluruhan telah mencapai 53 persen dari total kuota yang disediakan. Khusus untuk tiket kategori khusus pemegang KTP NTB pada tahap pertama bahkan telah habis terjual.

Saat ini, penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah kembali memberlakukan tarif normal. Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung ajang balap internasional ini dapat memantau informasi lengkap mengenai kategori, daftar harga, serta ketersediaan tiket melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia atau lewat platform GOERS yang ditunjuk sebagai Official Ticketing Master. Pembaruan informasi juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi @themandalikagp.

Melalui suksesnya penyelenggaraan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di berbagai kota termasuk Yogyakarta, kawasan The Mandalika terus dimantapkan posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan yang memadukan daya tarik olahraga kelas dunia, keindahan pariwisata, kekayaan budaya, serta pengalaman berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara demi mewujudkan Indonesia Mendunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *