Cegah Masalah Gizi, BIZAM Sasar Ratusan Balita dan Ibu Hamil

Cegah Masalah Gizi, BIZAM Sasar Ratusan Balita dan Ibu Hamil
Cegah Masalah Gizi, BIZAM Sasar Ratusan Balita dan Ibu Hamil
Materi Iklan FINAL 2026

Lombok Tengah— Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mengalokasikan bantuan Rp151 juta untuk mendukung pemenuhan gizi 325 balita dan 103 ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pangan Berdaya 2026 ini berlangsung sejak Agustus hingga November 2026. Pelaksanaannya melibatkan tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol, dan Puskesmas Batujai.

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang bagi ibu dan anak.

“Melalui Program Pangan Berdaya, kami berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi balita dan ibu hamil sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak,” ujar Aidhil.

Program Pangan Berdaya menyasar dua kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi, yaitu balita dalam masa pertumbuhan dan ibu hamil dengan kondisi KEK.

Kegiatan di tiga puskesmas tersebut mencakup kelas edukasi gizi bagi orang tua, pengasuh balita, dan ibu hamil. Petugas kesehatan juga melakukan penimbangan serta pengukuran status gizi balita untuk membantu memantau kondisi pertumbuhan anak.

Selain edukasi, BIZAM mendukung pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita serta penyaluran susu untuk balita dan ibu hamil dengan kondisi KEK.

Materi edukasi mencakup prinsip gizi seimbang dan pola pemberian makanan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Langkah ini diharapkan membantu keluarga memahami pemenuhan kebutuhan nutrisi sekaligus membangun kebiasaan makan yang lebih baik.

BIZAM menggandeng Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol, dan Puskesmas Batujai untuk menjalankan program sesuai kebutuhan penerima manfaat. Penyerahan dukungan secara simbolis berlangsung di Puskesmas Batujai pada Agustus 2026.

Kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program, terutama untuk memberikan edukasi dan mendukung pemantauan status gizi balita.

Aidhil menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan diperlukan agar upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Materi Iklan FINAL 2026

Melalui program ini, InJourney Airports, yang mengelola BIZAM, berupaya memperluas kontribusi sosial di sekitar wilayah operasional bandara. Namun, keberhasilan program juga bergantung pada konsistensi pendampingan, pemantauan pertumbuhan anak, serta penerapan edukasi gizi dalam kehidupan sehari-hari keluarga penerima manfaat.

Dengan jangkauan 428 penerima manfaat dan dukungan dana Rp151 juta, Program Pangan Berdaya 2026 diharapkan membantu memperkuat pemenuhan gizi ibu dan anak di Lombok Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *