Hari Kedua Pencarian, Pemancing Hilang di Pantai Tropical KSB Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pemancing Hilang di Pantai Tropical KSB Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Pemancing Hilang di Pantai Tropical KSB Belum Ditemukan

Sumbawa Barat – Tim SAR gabungan masih belum menemukan Galih Prasetyo Mukti (24), pemancing yang dilaporkan terseret ombak di perairan Pantai Tropical, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB). Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim memperluas area penyisiran laut hingga mengerahkan penyelam untuk mencari keberadaan korban.

Pencarian berlangsung sejak Rabu (4/11/2026) dengan melibatkan sejumlah unsur SAR, aparat keamanan, nelayan, serta tim penyelamat dari PT Amman Mineral. Petugas menggunakan rubber boat dan perahu nelayan untuk menyisir perairan yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.

Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan tim gabungan memfokuskan pencarian pada perluasan area sesuai rencana operasi SAR. Sejak pagi, personel bergerak menyisir laut dari arah timur menuju lokasi kejadian perkara (LKP).

Selain penyisiran menggunakan perahu, tim juga melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.

“Sejak pagi tadi, tim SAR gabungan telah bergerak menyisir perairan menggunakan perahu karet dari arah timur menuju Lokasi Kejadian Perkara. Tim juga diperkuat oleh penyelaman yang dilakukan oleh rekan-rekan Fire Rescue PT Amman Mineral di titik-titik yang dicurigai,” kata Kurais saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026) sore.

Namun, hingga sore hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Galih.

“Namun, hingga sore hari ini, korban masih belum ditemukan dan hasil sementara masih nihil,” ujarnya.

Galih diketahui merupakan warga Lingkungan Kenangan Atas, Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Ia dilaporkan terseret ombak saat memancing di kawasan Pantai Tropical.

Setelah melakukan pencarian sepanjang hari, tim gabungan menghentikan sementara operasi pada sore hari. Petugas menjadwalkan pencarian kembali pada Kamis pagi dengan melanjutkan penyisiran dan memperluas area pencarian sesuai perkembangan di lapangan.

Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Sumbawa, Camat Sekongkang, Fire Fighter Rescue PT Amman Mineral, Polsek Sekongkang, Koramil Sekongkang/Maluk, Pos TNI AL Benete, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, nelayan, serta masyarakat setempat.

Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencarian, terutama dalam menjangkau titik-titik perairan yang sulit diakses menggunakan perahu.

Hingga pencarian hari kedua berakhir, keberadaan Galih masih belum diketahui. Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan operasi pada pagi berikutnya untuk menemukan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *