Mataram, Jurnalekbis.com- Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen (Purn) Hassanudin, mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan kendaraan roda empat mereka guna mendapatkan QR Code dalam rangka mendukung program Subsidi Tepat Pertalite. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tepat sasaran, melindungi konsumen yang berhak, dan memastikan penggunaan anggaran negara secara bertanggung jawab.
“Saya mengajak masyarakat NTB, utamanya kendaraan roda empat pengguna Pertalite Subsidi, untuk mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id.” ungkap Pj Gubernur NTB Hassanudin. Kamis (8/8).
Mneururtnya, program ini merupakan langkah konkret dari Pemerintah Provinsi NTB untuk mendukung pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
“Pemerintah Provinsi NTB mendukung pelaksanaan subsidi tepat Pertalite agar konsumen yang berhak mendapatkan subsidi dilindungi dan mendapatkan kepastian serta bertanggung jawab dalam menggunakan BBM dengan anggaran negara di dalamnya.” jelasnya
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Aji Anom Purwasakti, menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pelaksanaan program QR Code Biosolar yang sudah diterapkan sebelumnya. Dalam upaya memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tepat kuota, Pertamina Patra Niaga saat ini melanjutkan perluasan proses pendataan transaksi pengguna Pertalite berbasis QR.
“Masyarakat silahkan mendaftar secara online dan jika terkendala, dapat menghubungi call center kami (135) atau datang mengunjungi helpdesk di SPBU yang tersedia,” jelas Aji Anom.
Saat ini, program Subsidi Tepat Pertalite masih dalam tahap sosialisasi dan pendaftaran. Tahapan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya program ini serta bagaimana cara mendaftar secara online.
“Dokumen yang dibutuhkan saat mendaftar seperti foto KTP, Foto Diri, Foto STNK (tampak depan dan belakang), Foto Kendaraan tampak keseluruhan,Foto Kendaraan tampak depan Nomor Polisi dan Foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR,” ujarnya Aji Anom.
Menurut Area Manager Comm., Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pendaftaran program ini masih terus dibuka. “Konsumen perlu menyiapkan dokumen yang nantinya akan diupload melalui website,” terang Ahad.
Hingga saat ini, jumlah pendaftar kendaraan roda empat untuk Program Subsidi Tepat Pertalite sudah mencapai sekitar 26.000 kendaraan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Angka ini diharapkan terus bertambah seiring dengan upaya perluasan pendataan QR Code Pertalite yang dilakukan secara bertahap.
“Penerapan program Subsidi Tepat Pertalite memiliki berbagai manfaat dan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan adanya QR Code, penyaluran BBM bersubsidi dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran, sehingga subsidi benar-benar diterima oleh konsumen yang berhak.
“Data yang akurat mengenai pengguna bahan bakar bersubsidi memungkinkan pemerintah untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang lebih baik terhadap penyaluran BBM subsidi,” jelas Ahad.
Selain itu, dengan penyaluran subsidi yang lebih tepat, penggunaan anggaran negara dapat lebih efisien dan efektif, mengurangi potensi penyalahgunaan subsidi.
“Dukungan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan komitmen dalam mengawasi dan mensukseskan program ini agar peruntukan BBM subsidi lebih tepat sasaran kepada masyarakat,” tegas Ahad.
Menurut Kepmen ESDM No. 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite ditetapkan sebagai BBM Penugasan oleh Pemerintah. Kebijakan ini memberikan kerangka kerja yang jelas dalam penyaluran BBM bersubsidi agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran subsidi tepat sasaran menggunakan sistem MyPertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 serta sosial media resmi @mypertamina, @ptpertaminapatraniaga, dan @patraniaga.jatimbalinus.














