NewsNusantara

Pengamanan Haji NTB 2026 Matang, Kloter Perdana Siap Berangkat 22 April

×

Pengamanan Haji NTB 2026 Matang, Kloter Perdana Siap Berangkat 22 April

Sebarkan artikel ini
Pengamanan Haji NTB 2026 Matang, Kloter Perdana Siap Berangkat 22 April

Mataram, Jurnalekbis.com— Persiapan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki tahap akhir. Lintas instansi memastikan kesiapan operasional jelang keberangkatan kloter pertama yang dijadwalkan mulai bergerak pada 21 April 2026 menuju Asrama Haji Embarkasi NTB.

Kepastian itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Bir Ali 2, Asrama Haji NTB, Sabtu (18/4/2026). Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga Kepolisian Daerah NTB, menyepakati skema pengamanan terpadu guna memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah.

Fokus utama dalam pengamanan tahun ini mencakup sterilisasi area asrama, pengaturan ketat arus keluar-masuk, serta pengawalan jalur transportasi menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi hambatan di titik-titik rawan, terutama saat mobilisasi jemaah dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Gamagora 7, Inovasi Baru HKTI untuk Swasembada Pangan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Lalu Muhamad Amin, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci sukses penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menyebut dukungan aparat kepolisian sangat krusial dalam menjaga keamanan sekaligus kenyamanan jemaah.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Polda NTB dalam skema pengamanan ini. Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Dengan sterilisasi dan pengawalan yang ketat, jemaah dapat mengikuti proses penerimaan di asrama hingga keberangkatan ke bandara dengan lebih tenang, khusyuk, dan tepat waktu,” ujar Amin.

Selain aspek pengamanan fisik, rapat juga menyoroti pentingnya koordinasi administratif dan pelayanan jemaah. Hal ini mencakup pengaturan alur kedatangan, pemeriksaan kesehatan, hingga kesiapan logistik selama masa tunggu di asrama.

Baca Juga :  PHK Massal di ANTV: Dampak dan Penyebab

Amin juga mengingatkan keluarga pengantar jemaah untuk mematuhi aturan zonasi yang telah ditetapkan. Pembatasan tersebut dilakukan guna menghindari penumpukan massa yang berpotensi mengganggu kelancaran proses pemberangkatan.

“Kami memohon kerja sama para keluarga jemaah agar cukup melepas keberangkatan di titik-titik yang ditentukan. Ini semua demi kelancaran alur dan kesehatan jemaah kita sebelum menempuh perjalanan jauh ke Tanah Suci,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, memastikan seluruh personel pengamanan telah disiagakan. Pengamanan akan dilakukan berlapis melalui pembagian wilayah ring 1, ring 2, dan ring 3, yang mencakup area asrama hingga jalur menuju bandara.

“Kami memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal. Sinergi antarinstansi sudah solid, sehingga pelaksanaan pengamanan haji tahun ini bisa berlangsung aman dan lancar,” ungkap Kholid.

Baca Juga :  Edarkan Sabu, Emak-emak 45 Tahun Asal Mataram Terancam 7 Tahun Penjara

Operasi pengawalan dijadwalkan dimulai pada 21 April 2026, bertepatan dengan pergerakan kloter pertama dari Lombok Timur menuju Asrama Haji NTB. Selanjutnya, jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui penerbangan perdana pada 22 April 2026.

Target utama dalam penyelenggaraan tahun ini adalah terciptanya perjalanan yang aman tanpa kecelakaan (zero accident) serta tanpa keterlambatan jadwal. Untuk itu, seluruh skema pengamanan dan pelayanan telah disiapkan secara terintegrasi.

Hingga saat ini, situasi di Asrama Haji Embarkasi NTB terpantau kondusif. Aparat gabungan terus melakukan pemantauan dan simulasi guna memastikan seluruh sistem berjalan sesuai rencana saat operasional penuh dimulai pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *