BisnisEkonomiHaji

Penukaran Riyal Diserbu CJH di Mataram, Stok Capai Rp1 Miliar

×

Penukaran Riyal Diserbu CJH di Mataram, Stok Capai Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Penukaran Riyal Diserbu CJH di Mataram, Stok Capai Rp1 Miliar

Mataram, Jurnalekbis.com – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ratusan calon jamaah haji (CJH) embarkasi Lombok memadati stan penukaran uang riyal di Asrama Haji Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya kebutuhan uang tunai untuk keperluan selama di Arab Saudi membuat layanan ini nyaris tak pernah sepi sejak pagi hari.

Petugas penukaran uang, Rohani, mengatakan seluruh pecahan riyal tersedia untuk memudahkan jamaah, mulai dari nominal kecil hingga besar. Namun, pecahan kecil menjadi yang paling diminati.

“Semua pecahan ada, dari 5 sampai 500 riyal. Kebanyakan jamaah ambil pecahan kecil karena lebih mudah dipakai,” ujar Rohani di lokasi, Sabtu (25/4).

Layanan penukaran ini sudah menjadi agenda rutin setiap musim haji di Asrama Haji Embarkasi Lombok. Bahkan, pihak penyedia jasa telah bersiaga sejak pagi, sebelum jamaah mulai masuk ke area asrama.

Baca Juga :  Terbaik Nasional, Lembaga Pelatihan Vokasi di NTB diminta terus Memperbanyak karya

“Setiap tahun kami standby dari pagi, sebelum jamaah masuk asrama. Biasanya mereka menukar uang sebelum masuk kamar, setelah salat, atau usai makan siang,” jelasnya.

Dari sisi ketersediaan dana, jumlah uang yang disiapkan tidak sedikit. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, total uang yang disediakan bisa mencapai Rp1 miliar, tergantung kebutuhan jamaah.

“Kalau tahun kemarin, kebutuhan bisa sampai sekitar Rp1 miliar. Itu tergantung jumlah jamaah dan permintaan di lapangan,” kata Rohani.

Ia menambahkan, jumlah tersebut bersifat fleksibel. Jika stok di lokasi menipis, penambahan akan segera dikirim dari kantor pusat untuk memastikan kebutuhan jamaah tetap terpenuhi.

“Kalau di sini kosong, pasti ada tambahan dari kantor. Tergantung permintaan juga, kalau peminatnya banyak, langsung ditambah,” ujarnya.

Baca Juga :  LIMOFF Dukung Fesyen Lokal dan Perajin Tekstil Lokal Dikenal Di Kancah Internasional

Tingginya minat penukaran uang ini mencerminkan kebutuhan praktis jamaah selama menjalankan ibadah haji. Pecahan kecil dinilai lebih efektif digunakan untuk transaksi harian, seperti membeli makanan, transportasi lokal, hingga keperluan lainnya di Tanah Suci.

Dengan layanan yang terus tersedia dan stok yang relatif besar, para CJH diharapkan dapat berangkat dengan persiapan finansial yang lebih matang, tanpa harus repot mencari penukaran uang setibanya di Arab Saudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *