Hukrim

Viral Tawuran di Mataram, 4 Remaja Diamankan Polisi

×

Viral Tawuran di Mataram, 4 Remaja Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Viral Tawuran di Mataram, 4 Remaja Diamankan Polisi

Mataram, Jurnalekbis.com – Respons cepat ditunjukkan Polsek Sandubaya setelah video tawuran antar remaja di Kelurahan Sayang-Sayang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ramai beredar di media sosial. Empat remaja yang diduga terlibat diamankan polisi pada Kamis dini hari, 9 Juli 2026, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Selain mengamankan para terduga, penyidik turut menyita sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan saat bentrokan berlangsung. Polisi juga melakukan penyisiran di lingkungan sekitar bersama Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, serta warga guna mengantisipasi munculnya aksi lanjutan.

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab bentrokan yang sempat membuat masyarakat resah.

“Kami telah mengamankan beberapa remaja yang diduga terlibat dalam peristiwa perkelahian yang terjadi di Kelurahan Sayang-Sayang. Mereka kami amankan untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Selain itu, kami juga akan meminta keterangan dari para saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi,” ujar AKP Niko.

Baca Juga :  Aksi Heroik Polres Jembrana: Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bentrokan terjadi pada Selasa dini hari, 7 Juli 2026. Perkelahian diduga bermula dari saling ejek antara dua kelompok remaja yang berasal dari lingkungan berbeda di Kelurahan Sayang-Sayang. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi aksi tawuran.

Video yang merekam peristiwa tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial sehingga memicu perhatian publik. Kondisi itu mendorong kepolisian bergerak cepat untuk mencegah potensi konflik susulan maupun aksi balasan antarkelompok.

Menurut AKP Niko, mayoritas remaja yang diamankan masih berstatus pelajar. Karena itu, penanganan perkara dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, sembari tetap mengutamakan aspek keamanan masyarakat.

Baca Juga :  Judi Sabung Ayam Digerebek di Karang Siluman, 7 Kendaraan Digadaikan!

“Peristiwa ini sempat viral di media sosial. Untuk mengantisipasi konflik yang lebih besar, kami segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan beberapa remaja yang diduga terlibat. Sebagian besar dari mereka masih berstatus pelajar dan berusia remaja,” jelasnya.

Di sisi lain, polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa para saksi serta mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memastikan peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu maupun informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta warga menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat kepolisian.

Apabila kedua belah pihak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah, kepolisian siap memfasilitasi proses mediasi tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Ricuh di Suela: Maling Rumah Nyaris Diamuk Massa, Motor Pelaku Dibakar

“Saat ini kami masih memeriksa para terduga maupun para saksi. Apabila kedua belah pihak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai, kami siap memfasilitasi proses mediasi dengan tetap mengedepankan kepentingan menjaga situasi kamtibmas,” tutup AKP Niko.

Polsek Sandubaya juga mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, perangkat lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja. Langkah tersebut dinilai penting agar aksi kekerasan serupa tidak kembali terjadi dan situasi keamanan di Kota Mataram tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *