Hari Ketiga, SAR KMP Putri Yasmin Perluas Pencarian di Selat Lombok

Hari Ketiga, SAR KMP Putri Yasmin Perluas Pencarian di Selat Lombok

Lombok Barat, Jurnalekbis.com  — Tim SAR Gabungan memperluas pencarian korban insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok pada hari ketiga operasi, Jumat (14/8). Penyisiran dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah pencarian ke dalam tiga sektor untuk memperbesar peluang menemukan korban.

Berdasarkan Rencana Operasi (Renops) SAR Kantor SAR Mataram, tiga Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan dalam pencarian hari ini. SRU 1 menggunakan KN SAR 220 Mataram, sedangkan SRU 2 mengoperasikan KAL Lembar untuk menyisir permukaan perairan.

Sementara SRU 3 melakukan pencarian dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali. Pemantauan udara dipilih untuk memperluas jangkauan visual sekaligus membantu mengidentifikasi objek atau tanda keberadaan korban di area yang sulit dijangkau armada laut.

Baca Juga :  Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji JKG 27 Wafat Setelah Hilang

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pengerahan tiga SRU menjadi strategi utama pada hari ketiga untuk mengoptimalkan pencarian.

“Memasuki hari ketiga operasi SAR KMP Putri Yasmin ini, kami mengerahkan kekuatan secara maksimal melalui pembagian 3 SRU yang mencakup penyisiran permukaan laut menggunakan armada kapal dan pemantauan dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali,” ujar Hariyadi.

Operasi melibatkan sejumlah unsur lintas instansi, termasuk Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lombok Barat, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, hingga Puskesmas Jembatan Kembar.

Baca Juga :  Jelang Berangkat Haji, CJH Lombok Serbu Penukaran Riyal di Asrama Haji

Kekuatan pencarian juga diperkuat sejumlah alat utama dan armada pendukung. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Nusa Penida, KAL Lembar, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, serta kapal Polair KP XXI-2015.

Dukungan dari unsur nonpemerintah turut dikerahkan melalui Yacht Still Here dan Yacht No Comment. Sementara kebutuhan evakuasi medis disiapkan melalui armada ambulans RSUD Provinsi NTB.

Pola pencarian pada hari ketiga menunjukkan operasi tidak hanya mengandalkan penyisiran permukaan laut. Kombinasi kapal dan helikopter digunakan untuk memperluas cakupan pencarian di Selat Lombok, sementara unsur medis dan identifikasi korban disiagakan untuk mendukung penanganan apabila korban ditemukan.

Baca Juga :  Pertamina Enduro Mandalika Racing Series 2023, Putaran Kedua Sukses Digelar

Tim SAR Gabungan hingga kini terus melakukan penyisiran sesuai sektor yang telah ditetapkan dalam Renops, dengan koordinasi antarpersonel menjadi kunci agar area pencarian dapat ditangani secara sistematis dan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *