Kesehatan

Jelang Akreditasi, Dinkes Lombok Barat Dampingi Klinik Lapas Kelas IIA Tingkatkan Standar Layanan

×

Jelang Akreditasi, Dinkes Lombok Barat Dampingi Klinik Lapas Kelas IIA Tingkatkan Standar Layanan

Sebarkan artikel ini
Jelang Akreditasi, Dinkes Lombok Barat Dampingi Klinik Lapas Kelas IIA Tingkatkan Standar Layanan

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Menjelang proses akreditasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Barat melakukan pendampingan intensif di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Lombok Barat, Jumat (8/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan di klinik tersebut memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Pendampingan difokuskan pada pemeriksaan dan verifikasi dokumen terkait tata kelola sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, sarana-prasarana, manajemen mutu, hingga sistem pelaporan. Tim Dinkes juga memberikan asistensi teknis agar proses akreditasi berjalan optimal sesuai regulasi.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, mengapresiasi keterlibatan aktif Dinkes dalam mempersiapkan akreditasi klinik yang berada di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami menyambut baik pendampingan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Akreditasi bukan hanya formalitas, tapi cermin keseriusan kami dalam memberikan pelayanan yang bermutu,” ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Gotongroyong Pencegahan Stunting NTB Terus Dilanjutkan, Telur dan Ikan Jadi Kunci Percepatan Penurunan

Dalam kunjungan tersebut, tim pendamping mengevaluasi langsung dokumen standar akreditasi, termasuk struktur organisasi klinik, pencatatan rekam medis, sistem rujukan, serta protokol penanganan penyakit menular dan darurat medis.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Lombok Barat, Muhammad Abdullah, menegaskan bahwa klinik di lingkungan pemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjamin hak dasar kesehatan warga binaan.

“Kami mendorong seluruh fasilitas kesehatan, termasuk klinik di Lapas, untuk menjalankan pelayanan yang terstandar, terukur, dan berbasis mutu. Pendampingan ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait kesiapan administrasi dan teknis Klinik Pratama Lapas Lombok Barat menghadapi penilaian akreditasi mendatang. Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antarinstansi dalam menjamin hak kesehatan warga binaan sesuai amanat undang-undang.

Baca Juga :  34 Kosmetik Dilarang BPOM: Bahaya dari Krim Pemutih hingga Lipstik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *