Mataram, Jurnalekbis.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah dan TNI memperketat kesiapsiagaan. Polda NTB menggelar Apel Siaga Kamtibmas di Lapangan Bhara Daksa, Senin (23/2/2026), sebagai langkah awal memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan puasa.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Lalu Muhamad Iqbal dan dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB dan Kota Mataram, serta Danrem 162/Wira Bhakti. Seluruh pejabat utama kepolisian daerah juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam amanatnya, Iqbal menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi syarat utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Ia menyebut, meskipun situasi kamtibmas di NTB secara umum masih terpantau kondusif, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Alhamdulillah satu hal yang patut kita syukuri bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif. Namun memang masih terdapat isu penting yang menjadi fokus utama kita, khususnya memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M,” ujar Iqbal di hadapan peserta apel.
Ia menyoroti sejumlah lokasi yang perlu mendapat perhatian khusus, seperti pusat keramaian pasar, terminal, tempat ibadah, serta area kegiatan masyarakat pada malam hari. Aktivitas warga biasanya meningkat signifikan saat waktu sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan kedamaian, dan bulan penguatan nilai kebersamaan. Pemerintah Provinsi NTB ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menyebut apel siaga ini menjadi simbol sinergi lintas sektor antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan selama Ramadhan. Menurutnya, pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Apel ini adalah wujud sinergitas antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi NTB dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujar Kholid usai kegiatan.
Ia menambahkan, kepolisian akan mengoptimalkan patroli rutin, pengamanan di tempat ibadah, serta pemantauan wilayah yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar, petasan berlebihan, maupun potensi kriminalitas yang biasanya meningkat menjelang hari raya.
Kehadiran unsur Forkopimda dalam apel tersebut juga menandai komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah. Pemerintah daerah, TNI, dan Polri sepakat memperkuat koordinasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dengan apel siaga ini, aparat berharap situasi tetap terkendali sepanjang Ramadhan hingga Idulfitri mendatang. Masyarakat pun diimbau untuk ikut menjaga ketertiban dan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat terdekat.
Langkah preventif ini diharapkan mampu memastikan Ramadhan 1447 H di NTB berlangsung aman, damai, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh warga.













