Gaya HidupNusantara

Dari Dubai ke Lombok Menjemput Cinta Istri Solehah

×

Dari Dubai ke Lombok Menjemput Cinta Istri Solehah

Sebarkan artikel ini
Dari Dubai ke Lombok Menjemput Cinta Istri Solehah

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Kisah cinta lintas negara terjadi di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang warga negara Dubai bernama Muhammad Afsar akhirnya mempersunting wanita pujaan hatinya, Baiq Eny Rahmawati, warga Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar. Pernikahan keduanya berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di rumah keluarga mempelai perempuan dan menarik perhatian warga sekitar.
Pernikahan tersebut menjadi akhir dari perjalanan panjang Afsar mencari pasangan hidup di Indonesia. Sebelum menikahi Baiq Eny, pria asal Timur Tengah itu diketahui pernah menjalin hubungan dengan sejumlah wanita di Lombok maupun di Pulau Jawa. Bahkan, salah satu hubungan tersebut sempat berujung pernikahan, namun kandas setelah sang perempuan memilih menikah dengan pria lain.
Meski sempat mengalami kekecewaan, Afsar tidak menyerah. Ia tetap menjalin komunikasi dengan sejumlah kenalan di Lombok hingga akhirnya dipertemukan dengan Baiq Eny Rahmawati. Perkenalan keduanya terbilang singkat, hanya beberapa bulan, namun Afsar merasa menemukan sosok yang berbeda dari wanita-wanita yang pernah dikenalnya sebelumnya.
Sahabat dekat Afsar, Umar, menceritakan bahwa perjalanan Afsar mencari pasangan hidup di Indonesia tidaklah mudah. Ia bahkan beberapa kali harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar selama menjalin hubungan dengan wanita yang dikenalnya.
“Dia pernah kirim uang puluhan juta sampai ratusan juta rupiah untuk orang yang dia kenal sebelumnya. Ada juga yang di Lombok dan di Jawa,” kata Umar, Minggu (8/3).
Umar menuturkan, salah satu pengalaman paling pahit terjadi ketika Afsar menikahi seorang perempuan yang sempat diselamatkannya. Namun setelah kembali ke Indonesia, perempuan tersebut justru menikah dengan orang lain.
“Waktu itu semua berkas pernikahan sudah lengkap, tinggal tanda tangan saja. Tapi saat dia kembali ke Indonesia, perempuan itu malah menikah dengan orang lain. Dia sempat sangat kecewa,” ujarnya.
Kendati demikian, Afsar tetap memiliki ketertarikan besar terhadap masyarakat Lombok. Menurut Umar, Afsar sering memuji keramahan warga daerah tersebut.
“Dia sering bilang orang Lombok itu baik-baik, ramah, murah senyum, dan suka menyapa. Itu yang membuat dia merasa nyaman,” jelasnya.
Perkenalan Afsar dengan Baiq Eny terjadi melalui perantara kerabat dan kenalan. Saat pertama kali berkunjung ke rumah keluarga Baiq Eny di Desa Jembatan Gantung, Afsar merasa cocok dengan sikap dan kepribadian perempuan tersebut.
“Dia bilang, kalau di Dubai atau tempat lain mungkin banyak perempuan cantik. Tapi dia ingin mencari perempuan yang cantik hatinya,” kata Umar menirukan ucapan sahabatnya itu.
Keseriusan Afsar terlihat ketika ia rela terbang langsung dari Dubai ke Lombok untuk menemui keluarga Baiq Eny. Setelah beberapa kali pertemuan, kedua keluarga akhirnya sepakat untuk melangsungkan pernikahan.
Prosesi pernikahan dilaksanakan secara sederhana namun khidmat di rumah mempelai perempuan. Dalam pernikahan tersebut, Afsar memberikan mahar berupa 10 ribu dirham serta cincin emas sebagai simbol keseriusannya membangun rumah tangga.
Menurut Umar, Afsar juga berencana membangun kehidupan bersama istrinya di Lombok. Ia bahkan telah menyampaikan niat untuk membeli rumah atau tanah sebagai tempat tinggal bagi Baiq Eny.
“Dia sudah janji nanti kalau kembali ke Lombok lagi akan membeli rumah atau tanah untuk tempat tinggal istrinya,” ujarnya.
Bagi Afsar, menikahi Baiq Eny bukan hanya soal cinta, tetapi juga bagian dari keinginannya membangun keluarga yang religius. Umar menyebut, Afsar dikenal sebagai pribadi yang cukup religius dan sering mengaitkan kehidupan rumah tangga dengan nilai-nilai agama.
Kini, setelah resmi menjadi suami istri, pasangan tersebut berharap dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis. Kisah Afsar yang rela menempuh perjalanan jauh demi menemukan pasangan hidup di Lombok pun menjadi cerita unik yang ramai diperbincangkan warga setempat.

Baca Juga :  Konsumsi LPG Diprediksi Naik 10% di NTB, Pertamina Siapkan Antisipasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *