BisnisEkonomi

Penumpang BIZAM Naik 28 Persen Saat Lebaran, Penerbangan Melonjak 53 Persen

×

Penumpang BIZAM Naik 28 Persen Saat Lebaran, Penerbangan Melonjak 53 Persen

Sebarkan artikel ini
Penumpang BIZAM Naik 28 Persen Saat Lebaran, Penerbangan Melonjak 53 Persen

Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah, Selasa (31/3/2026). Selama 18 hari pelaksanaan posko sejak 13 hingga 30 Maret 2026, bandara di Lombok Tengah itu mencatat lonjakan signifikan pada jumlah penumpang, penerbangan, hingga angkutan kargo.

Secara kumulatif, BIZAM melayani 167.078 penumpang selama periode angkutan Lebaran. Angka itu meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 130.404 penumpang.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada pergerakan pesawat. Selama 18 hari, tercatat 1.685 penerbangan di BIZAM, atau melonjak 53 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 1.101 penerbangan.

Sementara itu, angkutan kargo juga mengalami peningkatan. Total barang yang dilayani selama arus mudik dan balik Lebaran mencapai 651 ton, naik 17 persen dibandingkan 555 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Diduga Buat Arisan Fiktif, Cewek Cantik Midang Gunungsari Diamankan Polisi

Lonjakan trafik tersebut tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari Nusa Tenggara Barat selama libur Lebaran. Puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 10.559 penumpang dalam sehari. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 yang mencapai 11.329 penumpang.

Tiga rute penerbangan menjadi yang paling diminati masyarakat selama periode Lebaran, yakni Lombok–Jakarta, Lombok–Surabaya, dan Lombok–Denpasar. Ketiga rute itu mendominasi pergerakan penumpang baik untuk keperluan mudik, balik, maupun perjalanan wisata.

Di tengah meningkatnya trafik, BIZAM masih mampu menjaga ketepatan waktu penerbangan. Tingkat On Time Performance (OTP) harian tercatat sebesar 83 persen, sedangkan capaian kumulatif selama periode angkutan Lebaran berada di angka 77,9 persen.

Baca Juga :  Investor Pasar Modal NTB Tembus 209 Ribu, BEI Catat 55.530 SID Baru Sepanjang 2025

Manajemen bandara juga mencatat utilisasi slot penerbangan berjalan optimal. Dari total kapasitas yang tersedia, utilisasi slot mencapai 93,5 persen. Selain itu, maskapai merealisasikan 58 extra flight dari total 62 penerbangan tambahan yang sebelumnya diajukan.

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasional bandara selama masa Lebaran.

“Kami bersyukur bahwa selama periode Angkutan Udara Lebaran 1447 H, operasional BIZAM dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga terhadap layanan bandara,” kata Aidhil.

Menurut dia, keberhasilan menjaga operasional bandara tidak hanya bergantung pada pengelola bandara, tetapi juga pada sinergi regulator, maskapai, petugas keamanan, operator ground handling, hingga seluruh insan bandara.

Baca Juga :  BIZAM Kerahkan 500 Personel untuk Latihan Darurat Skala Penuh 2025

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi faktor utama sehingga pelayanan kepada penumpang tetap berjalan baik meski jumlah pengguna jasa meningkat tajam dibandingkan tahun lalu.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa selama periode angkutan Lebaran,” ujarnya.

Penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 H sekaligus menjadi evaluasi bagi BIZAM dalam menghadapi periode trafik tinggi berikutnya. Manajemen bandara menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan keandalan operasional, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Sebagai gerbang utama transportasi udara di Nusa Tenggara Barat, BIZAM menargetkan mampu mengakomodasi pertumbuhan mobilitas masyarakat yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *