Hukrim

Misteri Kematian Mahasiswi di Kos Mataram, Polisi Temukan Dugaan Pidana

×

Misteri Kematian Mahasiswi di Kos Mataram, Polisi Temukan Dugaan Pidana

Sebarkan artikel ini
Misteri Kematian Mahasiswi di Kos Mataram, Polisi Temukan Dugaan Pidana

Mataram,Jurnalekbis.com – Kasus kematian seorang mahasiswi yang ditemukan tak bernyawa di kamar kos kawasan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, mulai mengarah pada dugaan tindak pidana. Polisi kini memperdalam penyelidikan setelah hasil autopsi menunjukkan adanya indikasi yang mencurigakan.

Korban diketahui berinisial NDR, mahasiswi berusia 22 tahun asal Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Jenazah korban resmi diserahkan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Mataram kepada keluarga pada Selasa (19/5/2026), sebelum dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Kapolsek Selaparang, Iptu Zulharman Lutfi, SH., hadir langsung dalam proses penyerahan jenazah tersebut. Ayah kandung korban menerima jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara dengan suasana penuh haru.

“Hari ini kami telah menyerahkan jenazah NDR kepada pihak keluarga yang diterima langsung oleh ayah korban. Selanjutnya jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Kecamatan Jereweh,” ujar Zulharman kepada wartawan.

Baca Juga :  Polres Lombok Tengah Musnahkan Hampir 1 Kg Sabu Jaringan Antarprovinsi

Kematian NDR sebelumnya menggegerkan warga Gomong setelah korban ditemukan meninggal di kamar kosnya pada Minggu malam, 17 Mei 2026, sekitar pukul 21.30 Wita. Penemuan jasad perempuan muda itu sontak membuat penghuni kos dan warga sekitar panik.

Polsek Selaparang yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak menuju lokasi bersama tim identifikasi. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Di balik proses penyelidikan itu, polisi mulai menemukan petunjuk yang mengarah pada dugaan adanya unsur pidana dalam kasus kematian korban.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, termasuk hasil autopsi yang kami terima, terdapat dugaan yang mengarah pada unsur tindak pidana,” ungkap Kapolsek Selaparang.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Rumah Judi Domino di Lombok Timur, Lima Pelaku Ditangkap di Tempat

Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang dimaksud. Polisi juga masih menunggu hasil pendalaman lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Kasus ini kini resmi ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram. Seluruh dokumen penyelidikan awal dan barang bukti telah dilimpahkan guna mempercepat pengungkapan perkara.

“Kasus ini telah kami serahkan ke Satreskrim Polresta Mataram untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna membuktikan dugaan unsur pidana tersebut,” tegas Zulharman.

Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Aparat juga mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kos untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jaringan Curanmor di Mataram, 2 Pelaku Utama dan 5 Penadah Ditangkap

Kasus kematian NDR menjadi perhatian publik di Kota Mataram karena korban dikenal sebagai mahasiswi aktif dan disebut tidak memiliki riwayat sakit serius. Warga berharap polisi dapat segera mengungkap fakta di balik kematian perempuan muda tersebut agar tidak memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban di Kecamatan Jereweh. Tangis keluarga pecah saat jenazah tiba di rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *