NewsNusantara

Tragis! Pemancing Hilang di Sungai Dodokan Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai

×

Tragis! Pemancing Hilang di Sungai Dodokan Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai

Sebarkan artikel ini
Tragis! Pemancing Hilang di Sungai Dodokan Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai

Lombok Barat, Jurnalekbis.com – Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Sarafudin (56), pemancing yang tenggelam di Sungai Dodokan, Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (22/04/2026) sore di dasar sungai sedalam sekitar 6 meter.

Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Dodokan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, akhirnya membuahkan hasil. Sarafudin, warga Dusun Segare Katon, ditemukan oleh tim penyelam pada pukul 14.50 WITA, tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang.

Korban terdeteksi berada di dasar sungai pada kedalaman sekitar 6 meter. Proses pencarian yang melibatkan penyelaman menjadi kunci dalam menemukan jasad korban, setelah sebelumnya dilakukan penyisiran permukaan dan pemantauan dari darat.

Koordinator Lapangan Kantor SAR Mataram, Fuad Hasan, mengatakan bahwa korban ditemukan di sekitar lokasi terakhir yang diketahui atau Last Known Position (LKP). Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian operasi pencarian.

Baca Juga :  FWE NTB Brsama Gubernur Tebar Ratusan Ribu Benih Ikan

“Korban ditemukan di dasar sungai melalui proses penyelaman di sekitar LKP. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai,” ujar Fuad Hasan.

Setelah berhasil dievakuasi dari dasar sungai, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Suasana haru menyelimuti proses evakuasi, mengingat keluarga telah menunggu dengan cemas sejak korban dilaporkan hilang.

Sebelumnya, operasi pencarian dimulai setelah laporan diterima oleh Kantor SAR Mataram pada pukul 11.22 WITA. Tim Rescue segera dikerahkan bersama sejumlah unsur gabungan untuk melakukan pencarian secara cepat dan terkoordinasi.

Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain personel dari Polres Lombok Barat, Polsek Lembar, Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas instansi ini mempercepat proses pencarian di lapangan.

Baca Juga :  Ikon Dangdut Jhonny Iskandar Berpulang, Meninggalkan Luka Mendalam di Dunia Musik Indonesia

Berbagai metode pencarian diterapkan, mulai dari penyisiran menggunakan rubber boat di permukaan sungai, pemantauan dari darat, hingga penggunaan alat deteksi bawah air aqua eye untuk membantu mengidentifikasi posisi korban di dalam air.

Selain itu, tim juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung seperti satu unit rescue car, perlengkapan selam lengkap, alat komunikasi, serta peralatan medis guna menunjang kelancaran operasi SAR.

Keberhasilan tim dalam menemukan korban dalam waktu relatif singkat menunjukkan efektivitas koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat. Namun demikian, peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas di perairan, terutama di lokasi yang memiliki arus atau kedalaman tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kronologi pasti kejadian yang menyebabkan korban tenggelam. Namun, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi para pemancing.

Baca Juga :  Afan Kurniawan Tewas Ditabrak Petugas, Prabowo: Saya Terkejut dan Kecewa

Peristiwa ini menambah daftar insiden kecelakaan air di wilayah Lombok Barat dalam beberapa waktu terakhir. Diharapkan adanya peningkatan kewaspadaan serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dengan berakhirnya operasi SAR ini, seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Fokus selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *