465 Pramuka NTB Berangkat ke Jamnas XII Cibubur

465 Pramuka NTB Berangkat ke Jamnas XII Cibubur

Mataram, Jurnalekbis.com – Sebanyak 465 anggota Pramuka Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta.

Kontingen tersebut dilepas Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Senin, 10 Agustus 2026. Jamnas XII dijadwalkan berlangsung pada 13-20 Agustus 2026.

Jumlah peserta menjadi salah satu kontingen besar yang dibawa NTB dalam agenda nasional Gerakan Pramuka tersebut. Dari total 465 orang, sebanyak 388 merupakan peserta, terdiri atas 190 putra dan 198 putri.

Sisanya terdiri atas delapan pimpinan kontingen daerah, 20 pimpinan kontingen cabang, serta 49 pendamping.

Ketua Kontingen NTB Firmansyah mengatakan seluruh anggota kontingen telah dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan selama berada di Cibubur.

“Insya Allah keseluruhan jumlahnya itu 465 orang,” kata Firmansyah.

Bawa nama NTB

Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda meminta para peserta tidak memandang keberangkatan tersebut sebatas agenda perwakilan kabupaten dan kota.

Di tingkat nasional, kata dia, seluruh peserta membawa identitas NTB. Karena itu, sikap, kemampuan berkomunikasi, kedisiplinan, hingga prestasi selama kegiatan akan ikut mencerminkan daerah.

“Di lokasi acara JAMNAS nanti adik-adikku sekalian tidak hanya sekadar mewakili kabupaten kota tetapi akan menjadi duta Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Baca Juga :  Forum Masyarakat NTB Satu Nilai Prof Masnun Cocok PJ Gubernur NTB

Peserta akan bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai provinsi di Indonesia. Momentum itu dinilai penting untuk membangun jejaring sekaligus memperlihatkan karakter generasi muda NTB.

Umi Dinda meminta peserta tampil percaya diri dan aktif mengambil bagian dalam setiap kegiatan. Ia juga berharap peserta tidak sekadar hadir, tetapi berani menunjukkan kemampuan ketika mengikuti perlombaan maupun agenda lainnya.

“Duta yang selalu tampil dalam setiap perlombaan, yang bisa menjawab dari setiap pertanyaan yang diajukan,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan satu peserta nantinya akan menjadi kebanggaan bersama. Prestasi yang diraih tidak berhenti sebagai capaian individu, tetapi ikut membawa nama seluruh kontingen NTB.

Kesehatan dan kekompakan jadi perhatian

Selain prestasi, aspek keamanan dan kesehatan menjadi perhatian selama perjalanan maupun berada di lokasi perkemahan.

Umi Dinda meminta pembina dan pendamping memastikan kondisi peserta tetap terjaga. Pendampingan diperlukan sejak keberangkatan, selama mengikuti kegiatan, hingga seluruh rangkaian Jamnas selesai.

Peserta juga diminta menjaga kondisi fisik mengingat kegiatan perkemahan nasional akan berlangsung selama sepekan.

Pesan serupa disampaikan Ketua Kwarda NTB Fathul Gani. Ia meminta peserta menjaga kebersamaan dan tidak bepergian seorang diri selama berada di kawasan Jamnas.

Baca Juga :  Awal Tahun 2023 Realisasi Investasi NTB Tembus Rp 7,8 Triliun

Menurut Fathul, bergerak secara berkelompok akan memudahkan koordinasi sekaligus mengurangi risiko peserta tersesat atau terpisah dari rombongan.

“Usahakan bergerak minimal berdua, bertiga, berkelompok. Sehingga nanti tahu arah kemana kita akan balik lagi,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota serta pihak lain yang memberikan dukungan terhadap keberangkatan kontingen NTB.

Tak hanya kegiatan Pramuka

Kehadiran NTB di Jamnas XII tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepramukaan. Kontingen juga akan terlibat dalam sejumlah agenda yang berkaitan dengan teknologi, seni dan budaya.

Ruang tersebut menjadi kesempatan bagi NTB memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Dengan membawa unsur budaya dan kreativitas daerah, kontingen NTB memiliki ruang untuk memperlihatkan karakter lokal di tengah pertemuan ribuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.

Bagi Umi Dinda, pembentukan karakter melalui Gerakan Pramuka memiliki dampak yang lebih panjang daripada sekadar pengalaman mengikuti perkemahan.

Ia menilai pendidikan kepramukaan dapat membantu membangun kepercayaan diri, kemandirian, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kepemimpinan generasi muda.

Baca Juga :  Tak Lagi Terbengkalai, Lahan PEKKA Kini Hasilkan Sayur dan Uang

“Membangun sumber daya manusia adalah meletakkan fondasi yang kuat bagi Nusa Tenggara Barat pada 5 sampai 20 tahun ke depan,” tuturnya.

Karena itu, Jamnas XII tidak hanya dipandang sebagai agenda pertemuan nasional anggota Pramuka. Bagi NTB, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses menyiapkan generasi muda agar mampu berinteraksi, berkompetisi, sekaligus membawa identitas daerah ke ruang nasional.

Sebagian anggota kontingen NTB telah berangkat lebih dahulu menyesuaikan jadwal dan kebutuhan perjalanan menuju Cibubur.

Selama pelaksanaan Jamnas pada 13-20 Agustus 2026, sebanyak 388 peserta akan menjadi bagian utama kontingen NTB, didampingi unsur pimpinan dan pembina.

Mereka kini membawa satu target yang sama: pulang dari Cibubur bukan hanya dengan pengalaman, tetapi juga dengan prestasi dan nama baik NTB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *