BisnisIndustri

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Pertamina Jamin Stok BBM Jatimbalinus Aman

×

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Pertamina Jamin Stok BBM Jatimbalinus Aman

Sebarkan artikel ini
Geopolitik Timur Tengah Memanas, Pertamina Jamin Stok BBM Jatimbalinus Aman

Mataram, Jurnalekbis.com– Di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi global, Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) tetap dalam kondisi aman.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyebut ketahanan stok BBM di wilayah tersebut saat ini berada pada level yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Perusahaan juga memastikan distribusi energi berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus mencapai sekitar 13 hari ke depan. Menurutnya, pasokan tersebut terus diperkuat melalui distribusi rutin yang telah direncanakan sebelumnya.

“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mencapai sekitar 13 hari ke depan. Ketersediaan ini terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan,” kata Ahad dalam keterangannya.

Baca Juga :  Wujudkan Misi Investasi, Presiden Jokowi Saksikan Kesepakatan Kerja Sama PLN dengan 9 Perusahaan di ICBF China 2023

Ia menegaskan, hingga saat ini penyaluran BBM ke berbagai lembaga penyalur seperti SPBU maupun fasilitas distribusi lainnya berjalan lancar. Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap situasi global guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi terhadap rantai pasok energi di dalam negeri.

Menurut Ahad, perusahaan tidak bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas pasokan energi. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam sistem distribusi energi.

“Koordinasi lintas sektor ini penting untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok energi. Sistem ini menjadi bagian dari strategi mitigasi perusahaan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di berbagai situasi.

Melalui metode tersebut, perusahaan menyiapkan skenario distribusi reguler sebagai jalur utama, jalur alternatif jika terjadi hambatan pada distribusi normal, serta skenario darurat apabila muncul kondisi yang membutuhkan respons cepat.

Baca Juga :  Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (21 Juli 2023)

“Berbagai langkah mitigasi terus kami lakukan untuk memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga. Dalam pelaksanaannya, keselamatan pekerja, keamanan aset, dan keberlangsungan operasional tetap menjadi prioritas utama,” kata Ahad.

Ia menambahkan, penguatan manajemen risiko serta pemantauan operasional dilakukan secara intensif agar seluruh sistem distribusi energi tetap berjalan sesuai rencana.

Di sisi lain, Pertamina juga mulai mempersiapkan diri menghadapi peningkatan konsumsi energi yang biasanya terjadi saat periode Ramadan dan Idul Fitri. Momentum tersebut kerap memicu lonjakan kebutuhan BBM, terutama di jalur transportasi utama dan kawasan tujuan mudik.

Untuk itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dijadwalkan menggelar Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret mendatang. Satgas ini bertugas memastikan kesiapan infrastruktur distribusi energi, mulai dari depo, terminal BBM, hingga jaringan SPBU di berbagai daerah.

Baca Juga :  NTB Raih Hattrick Penghargaan Pengendalian Inflasi Nasional: Bukti Sinergi dan Inovasi yang Efektif

Pembentukan Satgas tersebut juga menjadi langkah strategis untuk memastikan suplai energi tetap stabil selama masa arus mudik dan libur panjang Lebaran.

Pertamina menilai kesiapan logistik, distribusi, dan layanan energi harus dipastikan sejak jauh hari agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam memperoleh BBM selama periode tersebut.

Di tengah situasi global yang dinamis, perusahaan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dalam membeli BBM. Pasokan tetap kami jaga agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Ahad.

Apabila masyarakat menemukan indikasi pelanggaran atau mengalami ketidaknyamanan di lembaga penyalur BBM, Pertamina meminta agar laporan segera disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.

Melalui sistem pengawasan dan koordinasi yang terus diperkuat, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga, sekaligus menjaga stabilitas distribusi BBM di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *