Lombok Tengah, Jurnalekbis.com – DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah menargetkan pengumpulan sedikitnya 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah yang digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno 2026, Sabtu (20/6/2026). Selain donor darah, partai juga menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan yang berlangsung di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang sebelumnya diawali dengan apel pada 1 Juni, kemudian dilanjutkan kemah bakti dan aksi penanaman pohon di bantaran Sungai Lembah Datu, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata.
Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi, mengatakan seluruh agenda tersebut merupakan implementasi nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.
“Bung Karno mengajarkan politik yang hadir untuk kemanusiaan,” kata Suhaimi.
Menurut anggota DPRD NTB itu, donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis dipilih karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai kehadiran partai politik harus dapat dirasakan melalui aksi nyata, bukan sekadar aktivitas politik.
Pada pelaksanaan donor darah tahun ini, panitia memasang target 150 kantong darah. Hingga kegiatan berlangsung, Suhaimi optimistis target tersebut dapat dicapai.
“Target 150 kantong darah, insyaallah terpenuhi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan sosial tersebut tidak akan berhenti sebagai agenda tahunan yang hanya digelar saat Bulan Bung Karno. DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah berkomitmen menjadikannya sebagai program berkelanjutan di berbagai wilayah.
Karena itu, seluruh pengurus partai mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting didorong untuk menginisiasi kegiatan serupa di desa masing-masing.
“Jangan berhenti hari ini. PAC dan ranting harus melanjutkan di desa-desa,” tegasnya.
Suhaimi menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang terus mengingatkan seluruh kader agar selalu hadir di tengah masyarakat dan menjalankan program yang memberikan manfaat nyata.
Menurutnya, kader partai tidak hanya dituntut memiliki kepedulian sosial, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno.
“Kader selalu diingatkan Ibu Ketua Umum agar dekat dengan rakyat, peduli sesama, dan menjaga alam,” ucapnya.
Ia menambahkan, semangat Bulan Bung Karno tidak cukup diwujudkan melalui seremoni atau peringatan semata. Yang lebih penting adalah menghadirkan kegiatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat budaya gotong royong.
Melalui donor darah, pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta aksi penanaman pohon yang telah dilaksanakan sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno terus hidup dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kepedulian antarsesama, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi kebutuhan layanan kesehatan di Lombok Tengah.














