Tim Hotman 911 Bantah Tahan Uang Korban, Titi Tantri: Sudah Diserahkan Langsung ke Keluarga

Tim Hotman 911 Bantah Tahan Uang Korban, Titi Tantri: Sudah Diserahkan Langsung ke Keluarga

Mataram, Jurnalekbis.com – Tim Hotman 911 Nusa Tenggara Barat (NTB) membantah tudingan yang menyebut uang yang diperuntukkan bagi keluarga korban sempat ditahan atau tidak diserahkan. Perwakilan Tim Hotman 911 NTB, Titi Tantri, S.H., M.H., memastikan seluruh uang titipan telah diterima langsung oleh keluarga korban.

Menurut Titi Tantri, uang tersebut bukan merupakan bentuk santunan ataupun kompensasi bernilai besar, melainkan sekadar pengganti biaya perjalanan dan uang jajan selama keluarga korban berada di Jakarta.

“Terkait uang saku itu sebenarnya adalah uang pengganti tiket dan uang jajan untuk kedua adik kita serta ibunda almarhum. Nominalnya tidak seberapa. Karena itu, Ibu Sari juga berpesan agar nominalnya tidak disebutkan,” ujar Titi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, selain titipan dari Ibu Sari, terdapat pula uang yang berasal dari Kodensu. Dana tersebut juga dititipkan kepada Tim Hotman 911 untuk disampaikan kepada kedua korban setelah seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta selesai.

Baca Juga :  Viral di Facebook, Wanita Terduga Pencuri Motor di Mataram Akhirnya Ditangkap Polisi

Menurutnya, pihak Kodensu juga meminta agar nominal uang tersebut tidak dipublikasikan karena hanya bersifat bantuan pribadi.

Penyerahan Sempat Tertunda

Titi mengakui penyerahan uang memang tidak dilakukan sesaat setelah rombongan tiba di Lombok. Namun, keterlambatan itu disebabkan faktor teknis, bukan karena adanya niat menahan dana.

Ia mengaku saat kembali dari Jakarta membawa banyak barang serta harus mendampingi kondisi kesehatan salah satu anggota rombongan sehingga tidak memungkinkan membawa uang tunai dalam jumlah tertentu.

Selain itu, Tim Hotman 911 awalnya berencana menyerahkan uang tersebut secara langsung melalui Putri Maya Rumanti sebagai bentuk silaturahmi kepada keluarga korban. Namun rencana itu tertunda karena padatnya agenda di Jakarta.

“Kami juga sempat kesulitan menghubungi salah satu orang tua korban. Kami akhirnya menunggu waktu yang tepat hingga akhirnya mendatangi langsung rumah kedua keluarga korban,” katanya.

Sudah Diterima Secara Tunai

Titi memastikan seluruh uang titipan telah diserahkan secara tunai kepada keluarga korban.

Baca Juga :  Tetangga Bikin Geleng Kepala, Motor Hilang Saat Subuh Ternyata “Nginep” di Rumah Sebelah

Dana tersebut diterima langsung oleh ayah korban Al serta kedua orang tua Devin di kediaman masing-masing.

Bahkan, menurut Titi, tim turut menambahkan sejumlah uang sebagai bentuk perhatian kepada kedua korban.

“Sudah semuanya kami serahkan. Bahkan kami tambahkan. Itu memang hanya uang jajan untuk kedua adik selama di Jakarta,” ungkapnya.

Ia juga menepis berbagai informasi yang beredar mengenai besaran uang tersebut.

Menurutnya, kabar yang menyebut nominal mencapai puluhan juta rupiah sama sekali tidak benar.

“Ada yang bilang Rp30 juta sampai Rp50 juta. Itu tidak benar. Saya sendiri yang membuka amplopnya. Nominalnya memang kecil karena hanya uang jajan,” tegasnya.

Klarifikasi Video Ayah Korban

Dalam kesempatan yang sama, Titi turut menanggapi beredarnya video ayah korban Al yang viral setelah menjalani pemeriksaan di Polda NTB.

Ia mengatakan ayah korban tidak mengetahui dirinya sedang direkam ketika ditanya mengenai uang tersebut usai menjalani pemeriksaan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Baca Juga :  PLN Bagikan 61 Paket Sembako untuk Dhuafa di Lombok Barat

Saat Tim Hotman 911 mendatangi kediamannya, lanjut Titi, ayah korban menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh tim karena polemik yang berkembang di ruang publik.

“Beliau menyampaikan terima kasih sekaligus meminta maaf kepada Tim Hotman karena kegaduhan yang terjadi. Beliau mengaku tidak mengetahui saat itu dirinya sedang direkam,” ujar Titi.

Titi berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar sehingga tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *